Berita Bali

Sebelum Pandemi, RS Siloam Denpasar Dapat Tangani Kasus Ortopedi Hingga Ribuan Pasien Setahunnya

sebelum pandemi Covid-19 pasien Ortopedi pada RS Siloam Denpasar, Bali, mencapai 7.000 hingga 8.000 ribu pasien

pixabay.com
Ilustrasi Rumah Sakit (RS) - Sebelum Pandemi, RS Siloam Denpasar Dapat Tangani Kasus Ortopedi Hingga Ribuan Pasien Setahunnya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ortopedi memang menjadi salah satu unggulan di Rumah Sakit Siloam, bahkan sebelum pandemi Covid-19 pasien Ortopedi pada RS Siloam Denpasar, Bali, mencapai 7.000 hingga 8.000 ribu pasien setahunnya.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Basilius Beni selaku Head Of Operations di Siloam Hospital pada Jumat 21 Mei 2021.

dr. Beni menjelaskan, sementara untuk biaya Ortopedi sendiri tergantung pada tindakan Ortopedi yang dilakukan oleh pasien.

"Prosedur itu kan berbeda tingkat kesulitannya juga. Jadi biayanya berbeda dan alat-alatnya pun yang digunakan juga berbeda. Seperti implan itu kan berbeda. Dan implan yang digunakan di RS Siloam merupakan standar internasional," ungkapnya.

Baca juga: Unggulkan Ortopedinya, RS Siloam Denpasar Sudah Masuk Katalog Wisata Medis Sejak Tahun 2018

Dan dari jumlah 7.000 hingga 8.000 pasien tersebut merupakan gabungan dari warga negara Indonesia dan warga negara asing yang melakukan Ortopedi.

Jika dipersentasekan WNA yang melakukan Ortopedi di RS Siloam sekitar 25 hingga 30 persen dari jumlah tersebut.

Sedangkan pada tahun 2020 lalu pihaknya mengalami penurunan menangani pasien Ortopedi dengan jumlah pasien sebanyak 600 orang.

Dan dominan pasien Ortopedi yang melakukan perawatan di Rumah Sakit Siloam dari Australia, Prancis, Nederland, UK, Germani, Rusia, Spain, USA dan Italia.

"Dan dari standarisasi yang kita punya, akhirnya dari asuransi-asuransi internasional memilih rumah sakit yang berstandar internasional untuk bekerjasama dan merujuk pasien. Sehingga itu menjadi keunggulan. Jadi karena kita bekerjasama dengan internasional insurance yang cukup banyak jadi itu menjadi suatu kelebihan juga untuk mengapa RS Siloam menjadi unggulan untuk menangani kasus Ortopedi," tutupnya.

Unggulkan Ortopedinya, RS Siloam Denpasar Sudah Masuk Katalog Wisata Medis Sejak Tahun 2018

Sebelumnya Menko Maritim dan Investasi, Luhut Pandjaitan serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno tengah gencar melakukan kampanye terkait Pulau Dewata yang akan digagas untuk menjadi tujuan sentra wisata medis.

Tiga Rumah Sakit di Provinsi Bali pun telah dipilih untuk program wisata medis ini.

Salah satunya yakni Rumah Sakit Siloam Denpasar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved