Breaking News:

Berita Badung

Berjualan 30 Tahun, Begini Keluh Kesah Wayan Dana Pedagang Aksesoris di Pantai Jerman Saat Pandemi

Keseharian Wayan Dana (68) adalah berjualan aksesoris gelang di kawasan Pantai Jerman, Kuta, Badung, Bali.

Penulis: Harun Ar Rasyid | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Harun Ar Rasyid
Wayan Dana Penjual Aksesoris di pantai Jerman, Kuta, Minggu 23 Mei 2021 

Selain itu di rumah ia juga merasa jenuh dan banyak pikiran.

"Daripada di rumah jenuh dan nanti banyak pikiran, mending jualan ke pantai, meskipun tidak ada yang beli tapi bisalah ngobrol-ngobrol dengan teman-teman," ujar laki-laki berusia 68 tahun tersebut.

Wayan Dana mempunyai dua orang anak.

Kedua anak Wayan Dana sudah berkeluarga.

Ia berjualan dari pukul 10.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita.

Di masa pandemi tidak jarang souvenir yang ia jajakan tidak laku terjual.

Ia hanya bisa membawa pulang Rp 30 - 50 ribu per hari.

Sementara itu, di masa pandemi ia bisa membawa pulang hingga Rp 100 - 150 ribu  per harinya.

Dampak Pandemi, 3 Seniman Bersaudara Penderita Penyakit Langka di Gianyar Bali Kini Berjualan Kripik

Dampak Pandemi Covid-19, Pariwisata Bali Merugi Hingga Rp 116 Triliun Selama Setahun

"Ya dulu rame soalnya, sekarang sepi sekali," ucapnya.

Ia berharap pandemi segera berakhir dan keadaan segera normal kembali.

"Ini dah cucu saya yang SMP masih butuh biaya buat sekolah, jadi ingin keadaan bisa normal dan jualan bisa lancar," tutupnya.

Kumpulan kisah terdampak pandemi di sini

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved