Breaking News:

Berita Denpasar

Menyelami Perjalanan Atma Pada Komik Tradisional Bali

Tim Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali yang bertugas di wilayah Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, kembali melakukan konservasi lontar.

Istimewa
Lontar Prasi milik keluarga Jro Mangku Sudiarta - Menyelami Perjalanan Atma Pada Komik Tradisional Bali 

Didampingi oleh Penyuluh Bahasa Bali setempat, akhirnya satu-persatu dari lontar-lontar tersebut dibersihkan.

Proses konservasi lontar, diawali dari menyapukan debu-debu lontar dengan kuas, lalu lontar diolesi dengan campuran zat untuk menghindari gigitan ngengat dan serangga lainnya.

Kemudian lontar dipilah, lalu setiap lembar lontar yang lepas, disusun sesuai halamannya.

Beberapa lontar milik Jro Mangku Sudiarta ada yang dalam kondisi baik dan lengkap dengan cakepannya dari kayu.

Baca juga: Lontar Tata Kramaning Wong Berusia 93 Tahun di Bali, Ini Isinya

Namun ada pula yang tinggal lembar-lembaran dan terlepas tanpa cakepan bahkan tanpa tali.

"Setelah proses pembersihan usai, sambil mengangin-anginkan lontar, proses identifikasi pun dilakukan, yaitu dengan membaca lontar-lontar tersebut agar dapat diketahui jenisnya dan dikatalogisasikan," sebutnya.

Dari sekian naskah, ada sebuah lontar cukup unik berupa Prasi (komik tradisional Bali).

Di dalam KBBI, kata dia, dijelaskan bahwa Prasi merupakan lembaran lontar bergambar.

Mengenai lontar prasi yang cukup unik tersebut, terlihat berupa kumpulan gambar mengenai perjalanan jiwa (atma) dalam menuju alam kematian (surga/neraka).

Ada pula yang berisikan gambar-gambar hewan, kehidupan manusia, proses kematian, hingga akhirnya kehidupan setelah kematian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved