Breaking News:

Berita Klungkung

Kondisi Terumbu Karang di Pesisir Nusa Penida Klungkung Mulai Pulih Saat Pandemi Melanda

Bagi masyarakat setempat, terumbu karang merupakan objek vital bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari laut

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Rehabilitasi terumbu karang yang dilakukan oleh Kelompok Nuansa Pulau di Desa Ped, Nusa Penida, Senin (24/5/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pandemi Covid-19 berpengaruh positif terhadap perkembangan terumbu karang di pesisir Nusa Penida.

Selama pandemi ini, terumbu karang yang sempat rusak karena aktivitas pariwisata, mulai pulih dan berkembang.

Bagi masyarakat setempat, terumbu karang merupakan objek vital bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari laut.

Sekelompok penggiat lingkungan di Nusa Penida, tetap aktif melakukan aktivitas merawat dan memelihara terumbu karang yang ada di Nusa Penida khususnya di Desa Ped.

Baca juga: Uang Nasabah Diduga Diselewengkan Pengurus LPD Desa Dawan Kelod Klungkung Diperkirakan Capai Rp12 M

Seperti yang dilakukan Kelompok Nuansa Pulau yang aktif melakukan rehabilitasi dan transplantasi trumbu karang di Nusa Penida.

" Sekarang kondisi pemulihan karang sudah bagus, karena aktivitas di laut sudah berkurang akibat pandemi," ujar Ketua Kelompok Nuansa Pulau I Nyoman Karyawan, Senin 24 Mei 2021.

Menurutnya, selama ini aktivitas pariwisata seperti diving dan snorkling, ataupun ponton menjadi beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan terumbu karang.

Pasca pandemi, banyak terumbu karang yang pulih secara alami.

Namun ada juga terumbu karang yang harus dilakukan transplantasi, atau restorasi.

" Sementara kami lakukan konservasi di Desa Ped saja. Kalau wilayahnya luas, butuh anggaran yang juga besar," ungkap Karyawan.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved