Breaking News:

Berita Jembrana

KRYD di Pelabuhan Gilimanuk Diperpanjang Hingga 31 Mei, Masuk Bali Wajib Bawa Suket Negatif Covid-19

Gusti Dharmanatha menyatakan, bahwa aktivitas lalu lintas masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai berkurang.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Aktivitas pelabuhan Gilimanuk untuk kendaraan masuk mulai lengang Senin 24 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Pelabuhan Gilimanuk, diperpanjang hingga 31 Mei 2021 mendatang.

Dengan demikian, setiap warga yang keluar dan masuk Bali akan diperiksa dengan ketat.

Terutama menyangkut dengan surat keterangan (suket) negatif Covid-19.

Hal ini disampaikan, Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha.

Baca juga: Klaim Daerahnya Paling Ketat Awasi Arus Balik, Bupati Jembrana Tegaskan Kejar Target Zero Covid-19

Gusti Dharmanatha menyatakan, bahwa aktivitas lalu lintas masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai berkurang.

Begitu pun juga dengan keluar.

Namun, hal itu tidak merubah fungsi petugas yang berjaga untuk melakukan pengetatan pemeriksaan.

Pasalnya, untuk KRYD sendiri akan diperpanjang hingga sepekan ke depan.

“Untuk situasi lalin, mulai mencair atau berkurang. Dan KRYD akan diperpanjang hingga 31 Mei mendatang,” ucapnya Senin 24 Mei 2021.

Dijelaskannya, dalam KRYD sendiri, pelaku perjalanan yang masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk selain melengkapi identitas diri dan surat-surat kendaraan, harus membawa hasil tes Covid-19 negatif, baik dengan PCR, rapid test atau genose.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved