Breaking News:

Israel

Saling Klaim Kemenangan Antara Israel Dan Hamas Setelah 11 Hari Pertempuran 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan Israel telah merusak kemampuan Hamas untuk meluncurkan rudal di Israel.

Editor: Eviera Paramita Sandi
MOHAMMED ABED / AFP
Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika yang lain mengibarkan tanda V untuk kemenangan saat mereka merayakan gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir antara Israel dan dua kelompok bersenjata utama Palestina di Gaza pada 20 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Setelah mengakhiri 11 hari pertempuran dengan gencatan senjata, kini Israel dan Hamas sama-sama mengklaim kemenangan.

Gencatan senjata antara Israel dan Palestina telah disepakati kedua belah pihak. 

Pada laporan Reuters terkini 23 Mei 2021, korban akibat 11 hari pertempuran tersebut telah menewaskan 248 orang di Gaza termasuk diantaranya adalah anak-anak.

Sedangkan korban yang mengalami luka mencapai1.900 orang.

Adapun militer Israel menyebut seorang tentara Israel serta 12 warga sipil telah tewas, termasuk dua anak-anak. Ratusan orang dirawat karena luka-luka setelah serangan roket Hamas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan Israel telah merusak kemampuan Hamas untuk meluncurkan rudal di Israel.

Dia mengatakan Israel telah menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang luas, pabrik roketnya, laboratorium senjata dan fasilitas penyimpanan, dan menewaskan lebih dari 200 militan, termasuk 25 tokoh senior.

"Hamas tidak bisa bersembunyi lagi. Itu pencapaian besar bagi Israel," katanya.

"Kami menghilangkan bagian penting dari eselon komando Hamas dan Jihad Islam. Dan siapa pun yang tidak terbunuh tahu hari ini bahwa alteleri kita dapat mencapainya di mana saja, di atas tanah atau bawah tanah."

Klaim kemenangan juga disampaikan Hamas ketika genjatan senjata.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved