Breaking News:

Berita Denpasar

Tiga Banjar Gotong Royong Bersihkan Tukad Lobong dan Tukad Junggut di Denpasar Bali

Banjar Ceramcam, Kesiman, Banjar  Pekandelan Kauh dan Banjar Abiankapas Kaja Sumerta menggelar aksi kebersihan di Tukad Lobong dan Tukad Junggut. 

Penulis: Putu Supartika | Editor: Noviana Windri
ist
Pelaksanaan bersih-bersih sungai di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tiga Banjar yang berada di Kota Denpasar, yakni Banjar Ceramcam, Kesiman, Banjar  Pekandelan Kauh dan Banjar Abiankapas Kaja Sumerta menggelar aksi kebersihan di Tukad Lobong dan Tukad Junggut

Kegiatan ini dilakukan untuk menggugah kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai.

Ketua Komunitas Peduli Sungai (KSP) Kota Denpasar, IB Anom Parwatha mengatakan, pelaksanaan kegiatan kebersihan sungai ini dilaksanakan dengan menggandeng berbagai pihak.

Mulai dari Kelurahan Kesiman, Kelurahan Sumerta, KPS Denpasar, DPUPR, DLHK, Dinas Perkim, BWS Bali Penida serta masyarakat.

Bersih-Bersih Lahan Kosong, Warga di Denpasar Kaget Temukan Ular Piton Sepanjang 3 Meter

30 Persen Desa di Wilayah Karangasem Berpotensi Kesulitan Air Bersih Saat Musim Kemarau Melanda

Lomba Mancing ST Bhina Eka Budhi Gianyar, Jadi Ajang Kampanye Bersih-bersih Sungai

“Ini merupakan gerakan inisiatif masyarakat yang peduli lingkungan sungai dan berkolaborasi dengan pemerintah,  dengan harapan kedepan semua sungai-sungai di Denpasar nantinya bersih lestari terjaga bebas dari sampah dan pencemaran,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, selain melaksanakan aksi keberihan, KPS Denpasar bersama Kepala Lingkungan setempat turut melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. 

Sehingga pola pikir dan mental masyarakat dapat dirubah, bahwa sungai bukanlah tempat membuang sampah dan membuang limbah. 

“Semoga dengan ini mindset masyarakat bisa berubah, dimana sungai bukanlah tempat sampah, sehingga harus kita jaga dan lestarikan ekosistem sungai itu,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap semua masyarakat tergugah kepedulianya. 

Selain itu, masyarakat juga diharapkan bijak serta bertanggung jawab terhadap lingkungan, termasuk sungai. 

Sehingga kedepanya keberadaan sungai yang bersih dan lestari dapat kita ciptakan,

“Kita menjaga alam dan alam juga menjaga kita, untuk itu mari kita jaga mata air agar nanti kita tidak mengeluarkan air mata untuk penerus kita,” katanya.

“Ayo masyarakat semua kita harus peduli dengan lingkungan dan sumber daya air yang bebas dari sampah dan pencemaran,  dari kita untuk kita semua demi Denpasar maju dan Bali shanti,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved