Breaking News:

Cikal Bakal Bangkitnya Olahraga Squash di Bali,25 Peserta Akan Ikuti Nusa Dua Squash Tournament 2021

Kebangkitan olahraga squash ini ditandai dengan digelarnya Nusa Dua Squash Tournament 2021 yang akan dilaksanakan pada 28 - 29 Mei 2021 mendatang

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Panitia Nusa Dua Squash Tournament 2021 dan perwakilan peserta berfoto bersama usai konferensi pers 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Squash sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional atau PON setelah vakum hampir 20 tahun di Bali, kini mulai kembali digeliatkan oleh para mantan atlet squash yang dulu mewakili Bali dalam PON.

Kebangkitan olahraga squash ini ditandai dengan digelarnya Nusa Dua Squash Tournament 2021 yang akan dilaksanakan pada 28 - 29 Mei 2021 mendatang di Nusa Dua Beach Hotel and Spa.

"Squash di Bali sempat pasif dan vakum kurang lebih 20 tahun ya, sekarang kita mau menghidupkan kembali squash berawal dari atlet legend nya squash Bali diawali dengan turnamen ini," ujar Ketua Panitia Nusa Dua Squash Tournament 2021, Andrei Gromico, Selasa 25 Mei 2021 di Art Cafe Bumbu Bali.

Turnamen yang digelar dua hari nanti cakupannya masih kecil diikuti oleh 25 peserta dibagi kedalam tiga grup yakni grade A, grade B dan grade C, dan ini akan jadi cikal bakalnya menghidupkan kembali olahraga squash di Bali.

Baca juga: Event Olahraga Kembali Digelar di Bali, Disdikpora Ingatkan Hal ini

Dalam turnamen ini juga akan ada hadiah tetapi bukan besaran nilai hadiah yang disiapkan, namun lebih kepada mulai kembali menghidupkan squash di Bali.

"Hadiah dalam turnamen ada tetapi yang paling penting dari event ini pertama adalah kita ingin bangkit dari kepasifan jadi kita akan mulai aktif kembali," katanya.

Dan apa yang pertama kita dilakukan oleh para mantan atlet squash Bali atau sesepuh squash Bali berkumpul dan membuat satu event turnamen mendapat sambutan dari pemain squash lain, bahkan sejumlah perusahaan mau ikut mensponsori kegiatan ini.

"Karena memang olahraga squash ini unik, segmented orang yang suka atau hanya orang-orang suka squash tidak terlalu banyak tapi animo saat kita buka pendaftaran turnamen banyak.

Kalau tidak dibatasi mungkin bisa sampai lebih dari 50 peserta yang daftar. Dapat sambutan yang luar biasa termasuk dari para sponsor beberapa perusahaan mendukung penuh digelarnya kegiatan ini," jelas Andrei.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved