Berita Bali

Munas Kadin Digelar di Nusa Dua, Cok Ace Harap Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pariwisata Bali

Ketua PHRI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace mengungkapkan bahwa pihaknya berterimakasih kepada

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Dokumentasi Pemprov Bali
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Rencana pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ke-VIII di Pulau Dewata pada awal bulan Juni 2021 mendatang mendapat sambutan dari banyak pihak.

Ketua PHRI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace mengungkapkan bahwa pihaknya berterimakasih kepada Kadin yang telah mempercayakan Bali sebagai tuan rumah.

“Yang pertama saya berterima kasih kepada panitia yang telah mempercayakan Bali untuk tempat dilaksanakannya Munas Kadin,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa 25 Mei 2021.

Bahkan, rencana panitia Munas Kadin yang memesan 2 ribu kamar hotel di Bali sendiri menurut Cok Ace sangat membantu pemulihan ekonomi Bali yang terpuruk akibat dihantam pandemi Covid-19.

Baca juga: Work From Bali, Menparekraf Ingin Kebijakan Ini Dorong Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Yang kedua terhadap 2 ribu kamar hotel yang dipesan sangat membantu ya, khususnya untuk hotel-hotel yang akan digunakan,” ujarnya.

Cok Ace juga menyebutkan bahwa dengan pelaksanaan Munas Kadin ke-VIII itu sendiri menurutnya dapat menjadi ajang uji coba bagi pelaku pariwisata khususnya hotel dalam menyelenggarakan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dengan skala peserta besar tetap tetap dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Sehingga, harapan pihaknya di PHRI maupun Pemprov Bali dengan suksesnya pelaksanaan Munas di Bali tersebut dapat memicu kepercayaan pasar terhadap keamanan dan kenyamanan berwisata di Bali pada masa pandemi.

Hal ini juga diharapkan mampu memperlihatkan kesiapan Bali dalam menerima kunjungan dari wisatawan baik domestik maupun internasional.

“Kemudian ini akan menumbuhkan kepercayaan pasar. Jadi tentu akan menimbulkan kepercayaan pasar domestic bahwa Bali akan siap dikunjungi, itu yang saya lihat,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar para peserta Munas nanti tidak hanya memanfaatkan waktunya mengikuti perhelatan tersebut, tetapi juga melakukan darmawisata.

Dengan mengunjungi sejumlah objek wisata tentunya akan berbelanja, sehingga UMKM di Bali dapat bangkit kembali dan meningkatkan perekonomian yang sangat terkontraksi akibat pandemi Covid-19.

“Pertama ada uang ya, saya harapkan tidak hanya untuk munas, tapi juga ada waktu untuk rekreasi, untuk golf, ya jalan-jalan lah di Bali untuk membantu masyarakat Bali,” harap Cok Ace.

Ditambah dengan adanya program dari Kemenko Marves Work From Bali Cok Ace juga berharap rencana tersebut dapat segera terealisasi karena kondisi pariwisata Bali sendiri sudah sangat porak-poranda akibat pandemi.

“Mudah-mudahan asosiasi, badan usaha milik negara, kementerian tidak hanya berangkat dalam rangka munas yang hanya dua atau tiga hari, tapi kalau bisa bekerjanya dari Bali, supaya extend lebih lama di Bali,” tandasnya.

Baca juga: Pelaku UMKM Hingga Pekerja Pariwisata Bali Dukung Penyelenggaraan Munas Kadin ke-VIII

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved