Breaking News:

Berita Bali

Posko Terpadu Ditutup, Bandara Ngurah Rai Catat 103 Ribu Penumpang Terlayani di Masa Larangan Mudik

Selama 19 hari pada periode tersebut, sebanyak 103.012 penumpang telah terlayani di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana pengecekan dokumen kesehatan di terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Posko Terpadu Pengendalian Transportasi Udara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang telah dibuka sejak 6 Mei 2021 dan resmi ditutup pada 24 Mei 2021 kemarin.

Selama 19 hari pada periode tersebut, sebanyak 103.012 penumpang telah terlayani di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pelaksanaan posko terpadu ini sebelumnya dilaksanakan untuk mengantisipasi agar operasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tetap berjalan aman dan lancar di masa pembatasan penerbangan.

Pembatasan penerbangan ini merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Baca juga: HMSHost International Menangkan Tender Mitra Tenant F&B di Bandara Ngurah Rai Bali

"Selama posko terpadu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dilaksanakan, tercatat 103.012 penumpang terlayani dengan diangkut 1.071 pesawat udara," kata Herry A.Y. Sikado, selaku General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Selasa 25 April 2021.

Posko peniadaan mudik tersebut sebelumnya telah melibatkan sebanyak 1.677 personel bergantian melaksanakan tugas dengan bersinergi bersama Otoritas Bandara Wilayah IV, TNI Angkatan Udara dan Polsek Kawasan Bandara, sehingga operasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dapat berjalan kondusif dan protokol kesehatan dapat di monitoring sesuai prosedur.

"Tercatat lalu lintas angkutan udara terbanyak selama posko terpadu digelar, untuk keberangkatan jatuh pada tanggal 18 Mei 2021 dengan jumlah penumpang 7.868 dan 67 pesawat udara yang mengangkut," jelas Herry.

Sedangkan penumpang datang terbanyak juga terjadi pada tanggal yang sama pada 18 Mei 2021 yakni 9.349 penumpang serta diangkut 69 pesawat udara.

"Sementara itu, sektor kargo domestik maupun internasional tetap beroperasi normal selama posko dilaksanakan tanggal 6 - 24 Mei 2021 sebanyak 899.548 kilogram outgoing kargo dan 450.404 kilogram incoming, terdapat tren positif kenaikan jika dibandingkan pada periode tanggal yang sama di bulan Mei tahun 2020 yakni out going 298 persen dan 249 persen incoming.

Lebih lanjut Herry menjelaskan, capaian periode Mei 2021 penumpang yang terlayani tanggal 1 - 24 Mei 2021 ini sebanyak  162.909 penumpang dan 1.563 pesawat udara, jika dibandingkan pada periode yang sama tahun 2020 terdapat kenaikan  3.740 persen untuk penumpang dan 956 persen pesawat udara.

"Komitmen kami di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, terus menjaga tingkat layanan kepengguna jasa dan fokus terhadap penerapan protokol kesehatan

Hal ini kami lakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat menggunakan transportasi udara," tutur Herry.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved