Breaking News:

Berita Denpasar

Libatkan Anak Dibawah Umur dalam Prostitusi Online di Denpasar, Aldi Diganjar Pidana Bui 6 Tahun

Amar putusan telah dibacakan majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day dalam sidang yang digelar daring dan terbuka untuk umum di Pengadilan

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
kompas.com
Ilustrasi - Libatkan Anak Dibawah Umur Dalam Prostitusi Online, Aldi Diganjar Pidana Bui 6 Tahun 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang mucikari prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur, Maulana Aldi (20) akhirnya diganjar pidana penjara selama enam tahun oleh majelis hakim.

Selain pidana badan, Aldi juga dikenakan pidana denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan.

Amar putusan telah dibacakan majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day dalam sidang yang digelar daring dan terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Putusan majelis hakim itu, lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca juga: Kronologi 2 Pengunjung yang Sedang Melukat di Pantai Muara Denpasar Tewas Terseret Ombak

Sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan.

"Putusan sudah dibacakan. Terdakwa maupun jaksa penuntut sama-sama menyatakan menerima," terang Aji Silaban selaku penasihat hukum yang mendampingi terdakwa, Rabu 26 Mei 2021.

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, oleh majelis hakim terdakwa dinyatakan terbukti sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 76I Jo Pasal 88 Undang-Undang RI No 23 tahun 2002 lengkap dengan perubahannya tentang Perlindungan Anak.

Terbongkarnya praktik protitusi online alias open BO (Open Booking Online) via aplikasi Michat ini, berkat keberanian kedua korban berinisial KTA, dan MF, yang melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian Polresta Denpasar.

Kedua korban yang masih di bawah umur ini,  mulai diperalat oleh terdakwa asal Desa Bunder, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur sejak 6 Oktober hingga 30 November 2020.

Mulanya, terdakwa mengajak kedua korban jalan-jalan keliling kota Denpasar hingga larut malam dengan mengendarai mobil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved