Breaking News:

Berita Gianyar

Temukan Tumpahan Minyak di Sepanjang Pantai Saba Gianyar, KKP Ambil Langkah Preventif 

Ditemukannya cairan hitam yang merupakan tumpahan minyak di sepanjang Pantai Saba menuju Pantai Purnama, Gianyar, Bali bermula dari laporan warga.

ist
Tumpahan Minyak di Sepanjang Pantai Saba Gianyar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, GIANYAR - Ditemukannya cairan hitam yang merupakan tumpahan minyak di sepanjang Pantai Saba menuju Pantai Purnama, Gianyar, Bali bermula dari laporan I Ketut Sumastika warga setempat kepada Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Menanggapi hal ini, Kepala BPSPL Denpasar, Permana Yudiarso segera menerjunkan tim menuju Saba Asri Sea Turtle Conservation untuk berkoordinasi mengumpulkan informasi tersebut.

“Banyak ditemukan gumpalan hitam di atas pasir pantai yang terlihat seperti batu dan berbentuk seperti cairan aspal di sepanjang Pantai Saba hingga menuju perbatasan dengan Pantai Purnama,” ujar Yudi dalam keterangannya yang diterima tribun-bali.com, Rabu 26 Mei 2021.

Untuk memastikan, Yudi juga menjelaskan bahwa tim di lapangan mengambil beberapa sampel gumpalan minyak sebagai bahan untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, penggiat Konservasi Penyu Saba Asri, I Made Kikik mengungkapkan bahwa gumpalan maupun cairan hitam tersebut banyak ditemukan sejak tiga hari lalu dan diduga merupakan cairan minyak yang berasal dari kapal. 

Jalan menuju Pantai Saba Gianyar Rusak, Camat Blahbatuh Sebut Masih Dalam Proses Tender

Jalan Menuju Pantai Saba Gianyar Bali Rusak, Camat Blahbatuh: Perbaikannya Dalam Tahap Tender

Abrasi Ancam Pura di Pantai Saba Blahbatuh, Jro Mangku Geser Warung Ke Jarak Aman

Bila malam hari kebanyakan berbentuk gumpalan, namun bila siang hari gumpalan tersebut mencair karena terkena panas matahari.

Lebih lanjut Kikik menjelaskan bahwa gumpalan maupun cairan hitam tersebut bukan kejadian pertama di Pantai Saba melainkan fenomena yang terjadi setiap tahun saat musim angin selatan yang berlangsung hingga bulan Agustus. 

Angin akan menyebabkan tumpahan minyak di tengah laut terbawa oleh gelombang hingga ke pantai bersama dengan sampah dan tali kapal.

“Setelah musim angin selatan selesai, biasanya akan terjadi gelombang besar yang akan membersihkan tumpahan minyak termasuk sampah di pantai dan membawanya kembali ke tengah laut," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved