Breaking News:

SMS Berisi Peringatan Dini Tsunami di Bali 4 Juni 2021, BMKG dan Kominfo Lakukan Investigasi

pernyataan resmi dari Biro Hukum dan Organisasi BMKG bagian Hubungan Masyarakat, BMKG menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Noviana Windri
screenshoot SMS KominfoBMKG
Screenshoot - Heboh SMS KominfoBMKG Berisi Peringatan Dini Tsunami di Bali 4 Juni 2021, Begini Penjelasannya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Terkait dengan tersebarnya informasi gempabumi berkekuatan M8,5 dan berpotensi Tsunami yang tersebar melalui saluran komunikasi SMS BMKG-Kominfo pada hari Kamis 27 Mei 2021 sekitar pukul 10.36 WIB.

Dalam pernyataan resmi dari Biro Hukum dan Organisasi BMKG bagian Hubungan Masyarakat, BMKG menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar, karena telah terjadi kesalahan pada sistem pengiriman informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami yang melalui kanal SMS.

"BMKG dan Kominfo telah merespon secara cepat dengan melakukan klarifikasi terhadap sistem pengirim informasi yang salah tersebut, melalui saluran/kanal komunikasi yang sama,

SMS BMKG-Kominfo," tulis dalam keterangan tertulisnya yang diterima tribunbali.com.

Saat ini BMKG bersama Kominfo sedang melakukan penelusuran dan investigasi lebih mendalam terhadap penyebab kesalahan sistem SMS hingga tersebar informasi gempa berpotensi tsunami.

Heboh SMS KominfoBMKG Berisi Peringatan Dini Tsunami di Bali 4 Juni 2021, Ternyata Kesalahan Sistem

Gerhana Bulan Total Terjadi 26 Mei 2021, BMKG Sebut Aman Disaksikan dengan Mata Telanjang

Masyarakat diimbau agar tetap tenang, karena hasil monitoring BMKG saat ini tidak terjadi gempa berkekuatan M8,5 di wilayah Indonesia, sehingga secara institusi BMKG tidak mengeluarkan Peringatan DIni Tsunami. 

"Informasi yang tersebar tersebut juga bukan merupakan prediksi gempa yang akan terjadi dalam waktu dekat, karena hingga saat ini belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu memprediksi dengan tepat dan akurat kapan, dimana, dan berapa besar kekuatan gempa akan terjadi," tulis Biro Hukum dan Organisasi BMKG bagian Hubungan Masyarakat.

Masyarakat agar tetap mengupdate informasi BMKG melalui saluran resmi seperti website, saluran komunikasi infobmkg berbasis media sosial, Call Center 196 maupun kantor BMKG terdekat.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved