Breaking News:

Berita Badung

Penambahan 150 Tempat Tidur RSD Mangusada Dialokasikan pada Anggaran Perubahan 2021

Hal itu dilakukan untuk menjaga ketercukupan BOR (Bed Occupancy Ratio) di RS milik Pemerintah Kabupaten Badung tersebut.

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: DionDBPutra
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung Giri Prasta saat memberikan pengarahan kepada Tim Koordinasi Percepatan Penyusunan Produk Hukum Daerah di Puspem Badung, Senin 10 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Penambahan bed (tempat tidur) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada memanfaatkan gedung baru akan dialokasikan pada anggaran perubahan 2021.

Hal itu dilakukan untuk menjaga ketercukupan BOR ( Bed Occupancy Ratio) di RS milik Pemerintah Kabupaten Badung tersebut.

"Ini adalah upaya penyediaan BOR mengingat situasi Covid-19 belum berakhir," katanya Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat 28 Mei 2021.

Baca juga: Marak Kasus Penyimpangan Dana LPD, Giri Prasta Minta LPD di Badung Diaudit 2 Tahun Sekali

Baca juga: Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Bukit Rinjani Desa Adat Pelaga

Giri Prasta mengatakan, menyediakan BOR yang cukup untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi di Kabupaten Badung. Jangan sampai ada masalah baru kelabakan melakukan sesuatu.

"Ini (penambahan tempat tidur) sudah kita rancang di anggaran perubahan," kata bupatiasal Pelaga Petang itu.

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, penambahan bed di RSD Mangusada akan memanfaatkan gedung baru.

Selain penambahan bed, pihaknya juga akan mengupayakan ruangan bertekanan negatif yang lebih bagus agar pasien maupun tenaga medisnya merasa aman dan nyaman.

"Termasuk untuk lobi nanti kita akan atur di tahun 2022. Yang kami butuhkan sekarang adalah bagaimana kita mampu menciptakan ruangan yang tekanan negatifnya bagus," katanya.

Mengenai kesiapan SDM tenaga medis seiring dengan adanya penambahan bed di rumah sakit, Giri Prasta tidak menampik kemungkinan terjadi kekurangan tenaga. Namun, untuk saat ini dia meyakini jumlah tenaga medis masih cukup.

"Untuk tenaga medisnya kurang, sudah pasti. Karena itu kita melihat kebutuhan," ujarnya.

Pemanfaatan gedung rumah sakit yang baru sejatinya sudah direncanakan dari awal.

Pemerintah Kabupaten Badung berencana menggunakan gedung baru pada bulan Februari lalu. Namun karena tidak ada anggaran dan fasilitas belum lengkap, rencana itu ditunda.

Sampai saat ini gedung baru RSD Mangusada masih digunakan untuk fasilitas vaksin. Gedung yang digunakan sementara pada bagian lobi dan lantai paling bawah.

Berita lainnya dari Kabupaten Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved