Berita Bali

Menteri Desa PDTT Sambangi Desa Kukuh Tabanan, Sebut BUMDes Kunci Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Kedatangan pria yang akrab disapa Gus Menteri itu didampingi oleh para pejabat di lingkungan Kemendes PDTT, seperti PLT Dirjen Pembangunan Desa dan

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (bertopi) mengadakan kunjungan Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu 29 Mei 2021 siang. Tampak pula Tokoh masyarakat Bali, seperti H. Bambang Sutiyono alias Bang Yono yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB Bali 

TRIBUN-BALI.COM,  DENPASAR – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI Abdul Halim Iskandar melakukan kunjungan kerja di Provinsi Bali.

Usai sebelumnya mengunjungi Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Jalan Kayu Aya, Seminyak, Jumat (28/5/2021), kini ini rombongan mengunjungi Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu 29 Mei 2021 siang.

Kedatangan pria yang akrab disapa Gus Menteri itu didampingi oleh para pejabat di lingkungan Kemendes PDTT, seperti PLT Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Rosyidah Rachmawati, PLT Kepala BPSDM Jajang Abdullah, Kepala Balai Pelatihan Masyarakat Denpasar Samuel Sine.

Selain itu hadir pula tokoh masyarakat Bali, seperti H. Bambang Sutiyono alias Bang Yono yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB Bali.

Baca juga: Bangkitkan Kopi Langkan, Pemerintah Desa Siap Lakukan Penganggaran dan Serap Hasil Melalui BUMDES

Di desa tersebut, rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan dan Kepala Desa Kukuh Nyoman Widhi Adnyana beserta jajaran baik dari Pemkab Tabanan maupun Pemdes Kukuh.

Kedatangan Gus Menteri yang juga didampingi oleh sang istri Nyai Lilik Umi Nasriyah sendiri dilakukan sebagai bagian meninjau BUMDes Kukuh Winangun yang terletak di depan Kantor Desa Kukuh guna mendengarkan mengenai perkembangan BUMDes Kukuh Winangun dari kepala desa setempat.

Usai mendengarkan paparan dari Kepala Desa Kukuh tersebut, Gus Menteri memberikan berbagai saran dan masukan kepada BUMDes agar bisa lebih berkembang dan maju.

Pada kesempatan yang sama, Gus Menteri juga menyerahkan plakat penghargaan kepada sejumlah desa yang telah menuntaskan pendataan SDGs dan Data Desa.

Dalam arahannya, Gus Menteri memberi apresiasi kepada desa-desa yang sudah menyelesaikan pendataan SDGs Desa.

Ia menyebutkan khusus untuk di Provinsi Bali sendiri, menurutnya sebanyak 50 persen Desa telah menyelesaikan proses pendataan SDGs Desa.

Oleh sebab itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk selalu berpikir dan berpihak kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Bahkan, ia menilai bahwa Desa Kerambitan sendiri menurutnya telah tunjukkan kinerja luar biasa dan membanggakan. Apalagi sukses mengembangkan BUMDes.

“Ini jadi sorotan karena pemulihan ekonomi di level desa, kuncinya itu ada di BUMDes," katanya.

Pria yang juga Doktor Honoris Causa dari UNY ini mengatakan bahwa pihaknya membuktikan bukan hanya sekedar teori mengenai desa yang terus berinovasi dalam pengelolaan BUMDes sukses menurunkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan yang bersumber dari Dana Desa.

Baca juga: Bumdes Kukuh Winangun Tabanan Produksi 10 Ton Pupuk Organik Sebulan, Berdayakan 20 Warga Lokal

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved