Breaking News:

Berita Denpasar

Oknum Polisi Penganiaya LC Dicopot dari Jabatannya, Propam Polda Bali Masih Lakukan Pendalaman

Oknum polisi berinisial Iptu EW yang menjabat sebagai Kanit di Polresta Denpasar ini diberhentikan sementara dalam jabatan internalnya di kepolisian

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat ditemui beberapa waktu lalu di Mapolresta Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus dugaan penganiayaan terhadap wanita pemandu lagu (LC) yang dilakukan oknum polisi di Grahadi Bali, Kuta, Badung, Bali beberapa waktu lalu menemukan babak baru.

Oknum polisi berinisial Iptu EW yang menjabat sebagai Kanit di Polresta Denpasar ini diberhentikan sementara dalam jabatan internalnya di kepolisian.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat dihubungi terpisah Sabtu 29 Mei 2021.

"Diberhentikan sementara dari jabatannya atau dicopot, itu karena keberadaan dia di tempat hiburan. Itu dalam rangka apa (terkait oknum polisi di Grahadi).

Baca juga: Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi, Kapolda Bali: Kami Tidak Melindungi Anggota yang Salah

Apapun itu, kan secara kedisiplinan itu tidak boleh anggota ke tempat-tempat hiburan," ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Sabtu 29 Mei 2021.

Lebih lanjut mengenai keputusan ini, sudah dilakukan sesuai SOP yang berlaku atau sesuai aturan yang berlaku di Kepolisian, meskipun ada alasan ia menjelaskan jika hal itu tidak dibenarkan.

"Jadi ini merupakan wujud ketegasan (aturan Kepolisian) dari Pimpinan Polri, bahwa sudah dilarang anggota untuk mendatangi tempat-tempat itu.

Nah terbukti dengan adanya informasi itu, dia (Iptu EW) mengakui ke tempat itu.

Jadi untuk sementara kita copot dulu," tegas Jansen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved