Breaking News:

Kebakaran Kapal

195 Orang Terjebak Saat KM Karya Indah Terbakar, Akhirnya Semua Selamat; Apa Yang Jadi Penyelamat? 

Sejumlah penumpang panik dan melompat ke laut. Mereka berusaha berenang ke daratan terdekat.

Editor: Sunarko
kompas.com/yamin abd hasan
Kapal penumpang KM Karya Indah mengalami kebakaran di Perairan Pulau Limafatola, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara pada Sabtu 29 Mei 2021 sekitar pukul 07.00 WIT (Waktu Indonesia Timur). Foto: Facebook Iwan Kader 

TRIBUN-BALI.COM, TERNATE - Kapal Motor (KM) Karya Indah yang mengangkut 181 penumpang dan 14 anak buah kapal (ABK) mengalami kebakaran pada Sabtu 29 Mei 2021 sekitar pukul 07.00 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Peristiwa kapal terbakar ini terjadi di Perairan Pulau Limafatola, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate Affan Tabona menuturkan, seluruh penumpang dan ABK selamat.

“Dan informasi terakhir, seluruh penumpang selamat. Untuk jumlah penumpang yang tercatat, kurang lebih 181 orang,” ujarnya saat dihubungi kompas.com.
Para penumpang terdiri dari 22 anak-anak, 155 dewasa, dan 4 lansia.

Ketika dievakuasi, seluruh penumpang telah mengenakan jaket pelampung yang tersedia di kapal.

“Iya, penumpang sudah pakai life jacket karena di dalam kapal ada sekitar 500 life jacket,” bebernya.

Baca juga: Isak Tangis Keluarga Korban Kapal Selam Tenggelam saat Tabur Bunga, Kapal Pencari Masih di Lokasi

Baca juga: Ternyata Ada PNS dalam Kapal Selam KRI Nanggala 402, Perannya pun Sangat Penting

Baca juga: Viral Video Awan Mirip Kapal Selam KRI Nanggala 402, Direkam dari Pantai Matahari Terbit Sanur Bali

Usai dievakuasi, seluruh penumpang dibawa ke pulau terdekat, kemudian dibawa menuju Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, sesuai dengan tujuan akhir kapal tersebut.

Dikutip dari kompas.id, Affan Tabona mengatakan, kapal tersebut diberangkatkan dari Ternate, Jumat (28/5) sekitar pukul 18.00 WIT menuju Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula. Sanana dan Ternate sama-sama di Provinsi Maluku Utara.

Tersisa sekitar dua jam berlayar menuju Pelabuhan Sanana, kapal buatan tahun 2009 dengan ukuran 1.148 gross ton itu terbakar.

”Sejumlah penumpang panik dan melompat ke laut. Mereka berusaha berenang ke daratan terdekat sambil meminta pertolongan dari nelayan setempat,” kata Affan.

Sementara banyak penumpang yang terjebak di kapal mencari tempat yang aman dari kobaran api. Mereka menunggu datangnya sejumlah kapal nelayan dan dua kapal kargo yang melintas di perairan itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved