Breaking News:

Berita Gianyar

Kesal Wilayahnya Jadi Tempat Pembuangan Sampah Medis, Lurah Bitera: Ketemu, Saya Cekik Orangnya

Lurah Bitera, Gede Bagiada mengungkapkan, lokasi ditemukannya sampah medis tersebut tergolong sepi.

Tribun Bali/Eri Gunarta
Lurah Bitera, Gade Bagiada 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Lurah Bitera, Gede Bagiada mengatakan, sampah medis tersebut dibuang di wilayah Banjar Sema, Bitera, Gianyar.

Sebelum adanya penemuan sampah tersebut, ia mengaku kerap mondar-mandir di kawasan itu.

Namun saat itu, ia tak menemukan adanya sampah medis tersebut.

"Saya sering lewat sana, karena jalanan di sana sejuk dan sepi. Tapi sekitar tiga hari sebelum kendaraan sampah medis ini dilaporkan ke pihak berwajib, saya tidak melihatnya. Kemungkinan itu dibuang saat malam hari, kalau saya lihat, mungkin sudah saya cekik leher yang buang," ujar Bagiada geram, Minggu 30 Mei 2021.

Dia mengungkapkan, lokasi ditemukannya sampah medis tersebut tergolong sepi.

Sebab di jalan tersebut tidak terdapat jalan tembusan ke banjar atau desa lain.

Sampah Medis Dibuang Sembarangan di Bitera Gianyar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dapat Hibah Alat Pengolahan Sampah Medis dari Kemenkes, RSUP Sanglah Akan Kelola Sampah Mandiri

"Di sana jalannya buntu, hanya menuju satu lokasi, tidak ada tembusan ke tempat lain," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sampah medis tersebut sudah ada di kawasan tersebut sekitar tiga hari sebelum pihak kepolisian mendatangi lokasi, Sabtu 29 Mei 2021. "Tiga hari sebelum dilaporkan, sampah itu sudah ada di sana. Lalu dilaporkanlah ke Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, lalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, dan polisi pun datang untuk mengamankan sampah tersebut," ujarnya.

Pasca penemuan itu, iapun meminta agar pecalang dan prajuru setempat lebih aktif mengawasi lingkungan.

"Harus diawasi secara aktif oleh pecalang dan prajuru, karena itu sampah medis, yang isinya segala macam, ada pembalut, obat, dan sebagainya yang bersifat cemer, menodai kesucian lingkungan. Mudah-mudahan si pembuang segera diketahui, dan tidak terjadi hal serupa lagi," ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved