Breaking News:

Berita Bangli

Kisah Penjual Jeruk di Jalan Raya Pujung Bangli, Mawi: Sehari Itu Dapat 30 Ribu, Kadang Tidak Dapat

Nyoman Mawi merupakan salah satu pemilik warung jeruk di Jalan Raya Pujung, Kintamani, Bangli, Bali.

Tribun Bali/Harun Ar Rasyid
Warung Milik Nyoman Mawi di Jalan Raya Pujung Kintamani - Kisah Penjual Jeruk di Jalan Raya Pujung Bangli, Mawi: Sehari Itu Dapat 30 Ribu, Kadang Tidak Dapat 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - "Astungkara Gus," ucap Nyoman Mawi (70) lirih saat Ia menerima dua lembar uang sepuluh ribuan.

Uang sejumlah Rp 20 ribu tersebut merupakan garus yang Ia dapatkan untuk jualan hari ini, Sabtu 29 Mei 2021.

Nyoman Mawi merupakan salah satu pemilik warung jeruk di Jalan Raya Pujung, Kintamani, Bangli, Bali.

Ia merupakan satu dari puluhan penjaja/pedagang jeruk di pinggir jalan.

Baca juga: Kisah Pak Min Merintis Usaha Kuliner Tipat Kari Bakso di Pasar Badung Sejak 1985

Jalan Raya Pujung merupakan salah satu akses menuju objek wisata Gunung Batur.

Para penjual jeruk menarget para pelancong yang melewati jalur tersebut.

Di sepanjang jalan juga terlihat kebun-kebun warga yang ditanami pohon-pohon jeruk.

Pada Sabtu 29 Mei 2021, masih bukan merupakan musim panen. Jeruk-jeruk nampak tergantung dengan warna hijau.

Nyoman Mawi (70) mempunyai sepetak kecil kebun tempat menanam jeruk.

Untuk menambah kapasitas jualannya, ia mengambil tambahan dari para petani yang lain.

Halaman
12
Penulis: Harun Ar Rasyid
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved