Breaking News:

Berita Bangli

Kisah Penjual Jeruk di Jalan Raya Pujung Bangli, Mawi: Sehari Itu Dapat 30 Ribu, Kadang Tidak Dapat

Nyoman Mawi merupakan salah satu pemilik warung jeruk di Jalan Raya Pujung, Kintamani, Bangli, Bali.

Penulis: Harun Ar Rasyid | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Harun Ar Rasyid
Warung Milik Nyoman Mawi di Jalan Raya Pujung Kintamani - Kisah Penjual Jeruk di Jalan Raya Pujung Bangli, Mawi: Sehari Itu Dapat 30 Ribu, Kadang Tidak Dapat 

Ia berjualan sudah sekitar 5 tahun.

Baginya tahun ini merupakan tahun yang paling berat.

Pandemi yang membuat mobilitas orang-orang dibatasi memberikan dampak pada sedikitnya warga yang melintasi Jalan Raya Pujung.

"Sering itu sehari nda (tidak) dapat," ujarnya ketika ditanya apakah pernah jeruk yang Ia jajakan tidak laku.

Baca juga: Kisah Museum Lukisan Sidik Jari Denpasar, Pengerjaan Lukisan Perang Puputan Badung Hingga 18 Bulan

Mawi sempat bercerita bahwa pandemi Covid-19 membuat pendapatannya menurun.

"Dulu sebelum pandemi Rp 100 - 150 ribu bisa dapat. Kalau ada bus yang lewat malah bisa sampai Rp.500 ribu. Kalau sekarang ini sih yang sudah, paling banyak sehari itu dapat Rp. 30 ribu, udah bagus itu. Kadang-kadang seharian ngga dapat sering," pungkasnya.

Ia juga berharap kondisi bisa segera pulih kembali.

Selain menjual jeruk, Mawi juga menjual mangga, tanaman hias dan sebagainya.

Kumpulan Artikel Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved