Breaking News:

Berita Banyuwangi

Hadiri Musancab PDIP Banyuwangi, Bupati Ipuk Beber Program Turun ke Desa

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri musyawarah anak cabang (Musancab) serentak PDI Perjuangan (PDIP) Banyuwangi

Surya/Haorrahman
Hadiri Musancab PDIP Banyuwangi, Bupati Ipuk Beber Program Turun ke Desa 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri musyawarah anak cabang (Musancab) serentak PDI Perjuangan (PDIP) Banyuwangi yang digelar di dua tempat sekaligus, yaitu Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Jajag, Minggu 30 Mei 2021.

Acara dihadiri oleh Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari Bisowarno, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono Kanang, dan jajaran DPD PDIP Jatim lainnya.

Selain itu, ada anggota DPR RI dari PDIP Sonny Danaparamita, Ketua DPC PDIP Banyuwangi Made Cahyana Negara, dan jajaran pengurus lainnya.

Ipuk memaparkan sejumlah program di antaranya bupati berkantor di desa yang rutin dia lakoni sejak dilantik pada 26 Februari 2021 lalu.

Baca juga: Bupati Banyuwangi Ajak Kadin Support Anak Muda Agar Berani Menjadi Entrepreneur

”Berbagai program yang kami usung juga merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri yang meminta seluruh kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan untuk aktif turun membantu rakyat di desa-desa,” ujar Ipuk.

Dalam program berkantor di desa, Ipuk seharian berkelilling dan berkantor di desa yang dituju.

Dia membantu mengurai urusan warga.

”Kita bagi dalam dua kluster. Pertama, yang bisa dapat solusi cepat, dalam jangka pendek. Seperti urusan dokumen, anak putus sekolah, orang sakit, izin usaha UMKM, bantuan warung naik kelas, bantuan pupuk untuk petani, kesehatan hewan ternak, dan sebagainya,” ujar Ipuk.

“Lalu kedua, kluster urusan yang butuh solusi jangka menengah-panjang, terutama soal infrastruktur. Ada beberapa usulan pembangunan jalan dan irigasi yang saya dapat dari warga dari berkantor di desa, sudah saya minta dinas terkait untuk bisa dieksekusi di semester kedua 2021 setelah perubahan APBD,” imbuh Ipuk.

Selama 11 kali berkantor di desa sejak dilantik, Ipuk menyebut ada hampir 20.000 urusan warga tertuntaskan.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved