Breaking News:

Berita Karangasem

UPDATE: Tiga Pejabat Pemkab Karangasem Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Kasus Pengadaan Masker

Kasi Intel Kejari Karangasem,  Dewa Gede Semaraputra mengatakan pejabat yang diperiksa kapasitasnya sebagai saksi.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa Gede Semaraputra. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Tiga pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem diperiksa  terkait kasus pengadaan masker tahun 2020 oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, Senin 31 Mei 2021.

Pemeriksaan dilakukan di ruang terpisah secara bergantian di Kantor Kejari  Karangasem.

Kasi Intel Kejari Karangasem,  Dewa Gede Semaraputra mengatakan pejabat yang diperiksa kapasitasnya sebagai saksi.

Diantaranya Bendahara Belanja Tidak Langsung, pejabat di Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca juga: Kejari Karangasem Geledah Kantor Dinas Sosial Terkait Kasus Pengadaan Masker Scuba

"Yang diperiksa tim penyidik hari ini (kemarin) adalah Bendahara Belanja Tidak Langsung, Kabid Akuntasi di BPKAD, dan Kepala Pelaksana BPBD Karangasem.

Baru tiga pejabat yang diperiksa. Pemeriksaan dimulai dari pukul 10.00 hingga selesai," jelas Semaraputra, Senin (31/5/2021).

Pemeriksaan saksi terkait dengan dana Belanja Tak terduga (BTT) karena sumber pengadaan masker dari BTT. Sehingga penelusuran awal dari anggaran BTT.

Seperti kemana anggaran tersebut digunakan dan mengapa harus dilakukan pengadaan masker.

Pemeriksaan ini akan terus dilakukan untuk mendalaminya.

Tiga pejabat yang diperiksa sebagai saksi berkaitan erat dengan pengadaan masker. Seperti Banderhara BTT, pejabat akuntan di BPKAD, dan Kepala Pelaksana BPBD selaku pemberi rekomendasi untuk pengadaan masker.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved