Breaking News:

Berita Denpasar

Kini Ada Pasikian Pecalang di Denpasar, Pengurus Dapat Rp 750 Ribu Perbulan

Kini Ada Pasikian Pecalang di Kota Denpasar, Pengurus Dapat Rp 750 Ribu Perbulan

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Paruman dalam rangka pembentukan pasikian pecalang tingkat Kota Denpasar dan tingkat kecamatan se-Kota Denpasar di Ruang Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar pada Selasa 1 Juni 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Kebudayaan Kota Denpasar bersama Majelis Desa Adat Kota Denpasar menggelar paruman dalam rangka pembentukan pasikian pecalang tingkat Kota Denpasar dan tingkat kecamatan se-Kota Denpasar.

Paruman ini digelar di Ruang Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar pada Selasa 1 Juni 2021.

Pembentukan pasikian pecalang ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Pasal 43, Perda Nomor 4 tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali.

Dimana, yang awalnya bernama paruman pecalang diubah menjadi pasikian pecalang.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram mengatakan sebelumnya pecalang mendapat SK dari masing-masing desa adat.

“Sekarang dengan amanat Perda 4 ini, pecalang adat seluruh Bali termasuk Kota Denpasar melebur jadi pasikian baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten/kota,” kata Mataram.

Ilustrasi Pecalang.
Ilustrasi Pecalang. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Untuk pasikian pecalang di tingkat Kota Denpasar, masing-masing desa adat mengirim satu perwakilan.

Sehingga jumlah pengurus di pasikian pecalang berjumlah 35 orang yang merupakan perwakilan masing-masing desa adat di Denpasar.

Mataram mengatakan, pengurus pasikian pecalang bakal mendapat insentif setiap bulan sebesar Rp 750 ribu.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved