Breaking News:

Berita Gianyar

Sentuh Harga Rp300 Ribu Per Kg, Permintaan Lobster di Gianyar Stabil namun Sulit Didapat

Musim kemarau disertai gelombang ganas, menyebabkan para nelayan di Kabupaten Gianyar minim tangkapan lobster.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri

"Biasanya nelayan dapat 2 sampai 3 ekor itu sudah termasuk banyak," ujarnya.

Baca juga: Kementerian Desa Perbolehkan Desa Wisata Dibuka, Kadis PMD Gianyar: Sambut Wisatawan Dengan Prokes

Lebih lanjut dikatakannya, lobster yang didapat biasanya memiliki berat kisaran setengah kilogram atau satu kilogram, terdiri dari dua hingga tiga ekor.

Namun hal itu sangat disyukuri karena saat ini harga lobster masih di angka Rp300 per kilogramnya. 

"Lobster yang saya beli dari nelayan kemudian dibawa ke eksportir," ungkapnya.

Namun saat ini, kata dia, lobster sangat sulit didapat.

Baca juga: Jalanan Rusak di Jalan Cokroaminoto Denpasar Makan Korban, Pria Ini Alami Patah Tulang Bahu

Hal tersebut karena musim kemarau, di mana lobster akan mencari kawasan yang lebih sejuk, atau turun ke bawah laut maupun bersumber di tengah bebatuan.

Hal ini diperparah gelombang tinggi yang membuat nelayan enggan untuk melaut.

"Biasanya kalau musim hujan baru ada lobster, kalau panas lobster tidak mau keluar," ujarnya.

Diapun menyayangkan hal tersebut.

Sebab meskipun masa krisis, permintaan terhadap lobster tetap stabil.

"Kalau cuaca bagus, mungkin bulan Juli nelayan mulai pasang bubu, kalau sekarang cuaca masih ekstrem," tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved