Breaking News:

Berita Klungkung

Terdaftar sebagai Varietas Lokal di Kementerian, Sawo Dawan Dipasarkan hingga Jawa dan Lombok

Buah Sawo Dawan di Klungkung sejak tahun 2019 lalu telah terdaftar sebagai varietas lokal di Kementrian Pertanian.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Warga Dawan Kelod, Klungkung, Bali sedang memanen buah sawo, Senin 31 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Buah Sawo Dawan di Klungkung sejak tahun 2019 lalu telah terdaftar sebagai varietas lokal di Kementrian Pertanian.

Komoditas ini pun sudah memasuki musim panen raya antara bulan Mei dan Juni.

Jika memasuki wilayah Desa Dawan Kelod hingga Dawan Kaler, di sisi kanan dan kiri jalan banyak ditemui pohon sawo.

Demikian juga di area pekarangan warga.

Bahkan buah topis ini hampir bisa ditemui di setiap pekarangan rumah warga sehingga menjadi ikon dan ciri khas dari desa setempat. 

Baca juga: Tanamkan 4 Pilar Kebangsaan, Siswa Budha di Klungkung Ikuti Pembinaan Wawasan Kebangsaan

Memasuki bulan Mei dan Juni ini, buah sawo di Dawan memasuki musim panen raya.

Masyarakat pun menyambutnya dengan suka ria.

Selain untuk dijual, buah sawo kerap dimanfaatkan warga untuk sarana upacara agama atau piodalan.

"Kalau setahun biasanya sawo itu dua kali masa panen. Paling banyak buahnya bulan Mei hingga Juni."

"Juga tergantung cuaca dan angin. Jika angin kencang, biasanya buah yang tumbuh sampai panen tidak banyak," ujar petani buah sawo di Desa Dawan Kelod, Ni Ketut Wenten, Senin 31 Mei 2021.

Baca juga: Ukuran Tempe Diperkecil, Produsen di Klungkung & Buleleng Keluhkan Harga Kedelai Tak Kunjung Turun

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved