Breaking News:

Usia di Bawah 50 Tahun Harus Hati-hati Gunakan Vaksin AstraZeneca, Inggris Sudah Membuktikan

Sejak April, Inggris hanya memberikan vaksin AstraZeneca untuk orang yang berusia di atas 30 tahun.

Editor: Bambang Wiyono
REUTERS/PETER CZIBORRA
Ilustrasi vaksin Astrazeneca 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoeban mengungkapkan jika vaksin AstraZeneca tidak boleh digunakan untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun.

Hal ini ia sampaikan lewat akun Twitter miliknya.

Masukan dari Prof Zubairi ini berdasarkan kejadian di Inggris.

Sejak April, Inggris hanya memberikan vaksin AstraZeneca untuk orang yang berusia di atas 30 tahun.

Sementara bagi yang berusia di bawah 30 tahun, pemerintah Inggris memberikan alternatif untuk menggunakan vaksin jenis lain.

"Saran saya, kita ikuti rekomendasi Inggris yang tidak memberikan AZ kepada orang di bawah 30 tahun. Kita tentukan kriteria untuk vaksin ini berdasarkan bukti ilmiah yang ada. Untuk usia berapa dan mitigasinya. Agar jelas," kata Prof Zubairi.

Hal ini pun ditanggapi oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS saat ditemui di RS Ukrida, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa, 1 Juni 2012.

Menurutnya, setiap orang bebas untuk mengeluarkan pendapat.

Ia pun mengungkapkan telah melakukan beberapa kajian bersama pihak terkait yaitu Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kesimpulan yang kami buat adalah Astrazeneca paling baik digunakan di atas 50 tahun, terutama lansia. Di bawah 50 tahun harus digunakan secara hati-hati," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved