Breaking News:

Berita Denpasar

Gelapkan Uang Ratusan Juta Rupiah, Mantan Kasir Gereja di Denpasar Ini Ditetapkan Sebagai Tersangka

penyidik yang memeriksa tersangka, Kompol I.G.N Suta Astawa menjelaskan bahwa hari ini tersangka menjalani pemeriksaan akhir untuk selanjutnya

Dok. Istimewa
Tersangka dugaan kasus penggelapan uang gereja GPIB Maranatha Denpasar, Unun Hardinansi Neno. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali menahan seorang mantan kasir gereja, Unun Hardinansi Neno, setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penggelapan uang milik GPIB Maranatha, Denpasar, Bali.

Sebagaimana disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, SH saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 3 Juni 2021.

"Iya (sudah ditetapkan tersangka,-red). Selanjutnya silakan konfirmasi ke Wadir atau Kasubdit," ujar Dir Reskrimum

Neno masuk ruang tahanan Mapolda Bali usai dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Baca juga: Seksolog Cabang Denpasar Soroti Kasus Video Intim Bule dengan Wanita Lokal yang Diduga di Bali

Sementara itu, penyidik yang memeriksa tersangka, Kompol I.G.N Suta Astawa menjelaskan bahwa hari ini tersangka menjalani pemeriksaan akhir untuk selanjutnya dijebloskan ke Rutan.

"Ya sudah ditahan. Hari ini pemeriksaan kesehatan," ujarnya.

Untuk diketahui, Unun Hardinansi Neno ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan usai diduga menggelapkan uang milik gereja sebesar Rp 289.270.285,-

Terkait penetapan tersangka itu, dikonfirmasi secara terpisah Kuasa Hukum tersangka Marthen Boiliu, S.H. menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan dua opsi untuk menghadapi hal itu.

"Kami menyiapkan dua opsi langkah hukum klien saya. Yaitu sedang mempertimbangkan langkah hukum praperadilan atau menghadapi dakwaan jaksa di persidangan pengadilan pidana," jelas Marthen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved