Breaking News:

Berita Denpasar

KISRUH Dana LPD, Warga Serangan Mengadu ke Dewan Denpasar, Kelian Banjar Adat: Titiang Nunas Tulung

KISRUH Dana LPD, Warga Serangan Mengadu ke Dewan Denpasar, Kelian Banjar Adat: Titiang Nunas Tulung

Tribun Bali/Putu Supartika
Belasan warga Serangan mengadukan kisruh penggunaan dana LPD Serangan ke DPRD Kota Denpasar pada Kamis, 3 Juni 2021 siang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Belasan warga Serangan, Denpasar mengadu ke DPRD Kota Denpasar pada Kamis, 3 Juni 2021 siang.

Pengaduan ini terkait dengan kisruh LPD Serangan dengan adanya dugaan penggunaan dana di bawah tangan sebesar Rp 5.8 miliar oleh Bendesa Adat Serangan.

Hadir dalam pengaduan tersebut Penua Sabha Desa Adat Serangan, Kelian Banjar Adat Kaja, Kelian Banjar Adat Kawan, dan Kelian Banjar Adat Peken bersama warganya serta perwakian warga dari Banjar Tengah yang didampingi Kabag Ekonomi Setda Kota Denpasar, Made Saryawan.

Kedatangan mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Wayan Mariyana Wandhira, Ketua Komisi I, I Ketut Suteja Kumara, dan Ketua Komisi II,  Wayan Suadi Putra.

Dalam kesempatan tersebut, Kelian Banjar Adat Kawan, I Made Ayet mengatakan hal ini bermula dari laporan pertanggungjawaban (LPJ) LPD Serangan yang tidak sesuai dan ada beberapa pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh pihak LPD.

Baca juga: Harap Penanganan Dugaan Korupsi LPD Serangan Segera Selesai, Kelian Banjar Serahkan Data Tambahan

Kelian adat yang hadir pun sepakat menolak laporan tersebut dan dari sana dibentuk tim penyelamatan LPD pada 30 Juli 2020 lalu.

Selanjutnya, karena belum ada kejelasan, atas persetujuan LPLPD dilaksanakanlah audit terhadap LPD tersebut.

Dari temuan tim penyelamatan LPD dan hasil audit ditemukan bahwa Bendesa Adat menggunakan uang LPD sebanyak Rp 5.8 miliar.

Dimana awalnya dari aset Rp 4.8 miliar, terdapat data pinjaman oleh Bendesa menggunakan dana tersebut sebesar Rp 4 miliar.

“Sementara yang beredar di masyarakat sebesar Rp 800 juta,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved