Breaking News:

Berita Denpasar

Mulai Juli 2021, Pungutan untuk 2.500 Pedagang Pelataran di Denpasar Menggunakan Sistem Online

Menurut rencana, mulai Juli 2021 ini pungutan untuk pedagang pelataran di Denpasar akan menggunakan sistem online.

TRIBUN BALI/PUTU SUPARTIKA
Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menurut rencana, mulai Juli 2021 ini pungutan untuk pedagang pelataran di Denpasar akan menggunakan sistem online.

Hal ini dilaksanakan untuk transparansi dan kemudahan dalam melakukan pendataan.

Pungutan online ini berlaku bagi semua pedagang pelataran di 16 pasar rakyat yang dikelola oleh Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, termasuk di kawasan Pasar Suci.

Baca juga: Kota Denpasar Tercatat Alami Deflasi pada Mei 2021 Sedalam 0,59 Persen

Direktur Utama Perumda Pasar, IB Kompyang Wiranata mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan pedagang pelataran.

Selain itu juga tengah melakukan pembuatan SK untuk menentukan besaran pungutan.

“Untuk jumlah pungutan nantinya bervariasi sesuai dengan SK yang kami buat. Kalau saat ini rata-rata mereka membayar biaya operasional pasar Rp7.500 ditambah biaya air maupun listrik,” kata Kompyang saat diwawancarai Kamis, 3 Juni 2021.

Baca juga: Lunas, Tim Hukum Jerinx Telah Bayar Pidana Subsider Rp 10 Juta di Kejari Denpasar

Jumlah pedagang pelataran yang sudah terdata yakni 2.500 orang.

Dari jumlah tersebut, 80 persennya merupakan pedagang pelataran tercatat dan sisanya merupakan pedagang pelataran musiman.

“Pedagang pelataran musiman ini, misalnya dagang canang yang berjualan saat ada hari raya saja, atau petani yang langsung menjual hasil pertaniannya langsung di pasar,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved