Breaking News:

Berita Denpasar

Aniaya Istri Siri hingga Berujung Kematian, Dituntut 11 Tahun Penjara, Paulus Pati Mohon Keringanan

Paulus Pati Madu (22) mengaku telah melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap istri sirinya (nikah adat), Margaretha Kaka.

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Putu Candra
Paulus Pati Madu (22) mengaku telah melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap istri sirinya (nikah adat), Margaretha Kaka. 

Selama di Bali, keduanya tinggal di Jalan Demak, Gang Lange, Denpasar Barat.

Pada 8 Desember 2020 pukul 02.00 Wita, terjadi selisih paham antara terdakwa dan korban.

Terdakwa lalu memukul dan menendang korban.

Tendangan Paulus mengenai perut bagian kiri Margaretha.

Baca juga: Tingkatkan SDM dan Industri Kreatif, Pemkot Denpasar Jalin Kerja Sama dengan IDB Bali

Margaretha pun merasakan sakit luar biasa hingga harus dilarikan ke RS Sanglah untuk mendapat perawatan. 

Pada 11 Desember 2020, Margaretha dinyatakan meninggal dunia.

Berdasar hasil visum dokter RS Sanglah, ditemukan banyak memar di bagian tubuh korban.

Sedangkan di bagian perut kiri ditemukan luka memar warna kecokelatan dengan panjang 10 cm.

"Kekerasan benda tumpul itu menyebabkan limpa robek sehingga menimbulkan pendarahan yang menyebabkan kematian," ungkap JPU Swastini dalam dakwaan. (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved