Breaking News:

Berita Bangli

Lima Siswa di Bangli Tak Lulus, Suparta: Satu Orang Mengajukan Pengunduran Diri Karena Sudah Menikah

LIMA orang siswa SMK kelas XII di Kabupaten Bangli, Bali dinyatakan tidak lulus pada tahun ajaran 2020/2021.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketua MKKS SMK Bangli, I Wayan Suparta - Lima Siswa di Bangli Tak Lulus, Suparta: Satu Orang Mengajukan Pengunduran Diri Karena Sudah Menikah 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - LIMA orang siswa SMK kelas XII di Kabupaten Bangli, Bali dinyatakan tidak lulus pada tahun ajaran 2020/2021.

Empat siswa yang tidak lulus mengundurkan diri dengan berbagai alasan termasuk menikah.

Kepada Tribun Bali, Kamis 3 Juni 2021, Ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bangli I Wayan Suparta mengungkapkan, dari total 1.787 siswa kelas XII SMK di Bangli, hanya 1.782 siswa yang dinyatakan lulus.

Lima siswa yang tidak lulus, satu orang berasal dari SMKN 4 Bangli.

Baca juga: Siswa SMK Meninggal Setelah Pengumuman Lulus di Klungkung, Lakalantas Saat Konvoi

Sedangkan empat orang lainnya berasal dari SMKN 3 Kintamani.

“Satu orang dari SMKN 4 Bangli mengajukan pengunduran diri tertulis karena sudah menikah. Kalau di SMKN 3 Kintamani, tiga orang mengajukan pengunduran diri dengan berbagai alasan. Ada yang sudah menikah, dan sebagainya. Sementara satu orang lainnya, sekarang masih ikut ayahnya di Sulawesi, namun informasinya akan melanjutkan sehingga yang bersangkutan saat ini terkategori tidak lulus,” kata Suparta.

Pria yang juga menjabat Kepala Sekolah SMKN 4 Bangli itu menambahkan, pengumuman kelulusan siswa SMK dilakukan secara online sesuai dengan instruksi Kadisdikpora Provinsi Bali.

Siswa yang ke sekolah hanya perwakilan untuk acara pelepasan. Itupun dalamm jumlah terbatas.

“Pelepasan ini dilakukan dengan dua versi. Ada yang melalui zoom, adapula yang dilakukan dengan cara terbatas,” ujarnya.

Menurut Suparta, pascapengumuman kelulusan, pihak sekolah masih menunggu datangnya blanko dari pemerintah pusat yang akan disalurkan melalui Disdikpora Provinsi Bali.

Sebelum ijazah ada, Suparta akan memfasilitasi siswa dengan surat keterangan lulus sebagai pengganti ijazah sementara.

“Mudah-mudahan minggu depan ini sudah terbit ijazah sehingga minggu ketiga bulan Juni ini, ijazah sudah bisa dibagikan kepada anak-anak,” demikian Suparta. (*).

Baca juga: Update Kronologi Siswa Tertabrak Truck di Klungkung, Korban Terpental dan Helm Terlepas

Kumpulan Artikel Bangli

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved