Breaking News:

Liga Inggris

Lontarkan Kritik Pedasnya, Ayah Aguero Ungkap Tangisan Pep Guardiola Terkait Anaknya Adalah Palsu

Pernyataan pedas dilontarkan oleh ayah dari striker Manchester City Sergio Aguero terkait tangisan Pep Guardiola terhadap kepergian anaknya.

Editor: Ady Sucipto
tangkap layar video/twitter@ManCity
Ini Komentar Pep Guardiola Usai Persembahkan Gelar Juara Premier League Ketiga Bagi Man City 

TRIBUN-BALI.COM – Pernyataan pedas dilontarkan oleh ayah dari striker Manchester City Sergio Aguero terkait tangisan Pep Guardiola terhadap kepergian anaknya.

Ayah Sergio Aguero, Leonel del Castello, secara blak-blakan menyebut bahwa tangisan Pep Guardiola atas kepergian anaknya adalah air mata buaya alias palsu.

Bergabung sejak 2011 lalu, Aguero adalah striker yang mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak di sejarah Manchester City.

Namun sayang, pada akhir musim ini Sergio Aguero harus mencari klub baru dengan status bebas transfer.

Kekalahan dari Chelsea di final Liga Champions menjadi pertandingan terakhir bagi bomber Argentina itu.

Aguero kemudian bergabung dengan Barcelona secara gratis dan bakal bermain dengan kompatriotnya, Lionel Messi.

Baca juga: Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea di Final Champions, Adu Strategi Thomas Tuchel Vs Pep Guardiola

Baca juga: Kesedihan Sergio Aguero Menutup Laga Terakhirnya di Manchester City, Air Mata dan Dipanggil Legenda

Periode sarat trofi Aguero bersama Manchester City membuat kepergiannya menjadi sangat emosional.

Guardiola selaku bos Aguero bahkan tak kuasa menahan air mata setelah pertandingan terakhir sang pemain di Liga Inggris.

Pada laga kontra Everton yang berkesudahan dengan kemenangan telak 5-0 itu, Guardiola berbicara tentang dampak Aguero.

Baca juga: RESMI - Sergio Aguero Gabung Barcelona, Sampaikan Pesan Hangat ke Fans Klub

Sergio Aguero menundukkan kepala saat melewati trofi Liga Champions, ia terlihat sedih saat gagal membawa Manchester City juara di Final UCL 2021 kontra Chelsea, Minggu 30 Mei 2021.
Sergio Aguero menundukkan kepala saat melewati trofi Liga Champions, ia terlihat sedih saat gagal membawa Manchester City juara di Final UCL 2021 kontra Chelsea, Minggu 30 Mei 2021. (instagram@fulboltime)

"Dia orang yang istimewa, dia sangat baik, dia banyak membantu saya, kami tidak bisa menggantikannya, tidak bisa."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved