Berita Tabanan
Vaksinasi 600 Orang Lansia di Tabanan Dipantau Langsung Kapolda Bali
Sebanyak 600 orang lanjut usia (lansia) menjalani vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Bali
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebanyak 600 orang lanjut usia (lansia) menjalani vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., di Desa Jegu, Penebel, Tabanan, Bali, Jumat 4 Juni 2021.
Pengecekan pelaksanaan vaksinasi ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan,S.E, Dir Binmas Polda Bali, Kabid Dokkes Polda Bali dan Kapolres Tabanan.
Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si. menyampaikan, saat ini vaksinasi masih diprioritaskan untuk para lansia lantaran memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi akan terpaparnya Covid-19.
“Hari ini ada 600 orang yang ditargetkan mendapatkan vaksin, terutama yang lansia agar menerima vaksin guna menekan penyebaran Covid-19 di Desa Jegu,” ujarnya.
Baca juga: Mulai Juni, Warga Denpasar Umur 18 Tahun ke Atas Bisa Vaksin Langsung ke Fasyankes Terdekat
Jendral bintang dua di pundak ini berharap adanya kegiatan vaksinasi dapat meningkatkan imunitas masyarakat yang ada di Desa Jegu.
“Harapan kita semua berkat adanya vaksinasi Covid-19 ini, dapat meningkatkan imunitas masyarakat di desa ini,” pungkasnya.
Tabanan Dapat Tambahan 20 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca, Lanjutkan Layanan Vaksinasi Berbasis Banjar
Pemkab Tabanan akan menerima sebanyak 20 ribu dosis vaksin hari ini Kamis 3 Juni 2021.
Selanjutnya, pihak Satgas Penanganan Covid19 Kabupaten Tabanan akan kembali melanjutkan pelayanan vaksinasi berbasis banjar.
Vaksin yang diterima kali ini adalah Vaksin AstraZeneca.
Pelayanan vaksinasi berbasis banjar ini akan lebih mengedepankan 29 fasyankes yang tersedia.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid19 Tabanan, I Gede Susila mengatakan, vaksinasi di tiga desa kawasan obyek wisata (menuju zona hijau) yakni Desa Beraban, Candikuning, dan Desa Jatiluwih sudah rampung untuk tahap II.
Meskipun masih ada warga sasaran yang belum mendapatkan layanan atau tertunda lantaran kondisi kesehatan akan dilayani di fasyankes setempat, jika kondisi kesehatannya sudah dirasa cukup stabil dan siap untuk vaksinasi.
Pria yang menjabat sebagai Sekda Tabanan ini menyatakan, setelah Tabanan mendapat jatah 75 ribu dosis vaksin sebelumnya, kali ini akan kembali mendapat tambahan sebanyak 20 ribu dosis.
“Awalnya diberikan 50 ribu vaksin AstraZeneca, lanjut ditambah lagi 25 ribu dosis dan sudah tuntas habis. Dan informasi dari Kadis kesehatan, rencananya hari ini akan ditambah lagi 20 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari provinsi," jelasnya.
Baca juga: Anda Tak Perlu Cemas, Vaksin Sinovac Sudah Mendapat Persetujuan WHO untuk Penggunaan Darurat
29 Fasyankes Jemput Bola
Setelah menerima tambahan vaksin 20 ribu dosis ini, Sekda Susila menyatakan akan melakukan percepatan vaksinasi dan memperluas cakupan sasaran.
Pola vaksinasi reguler di 29 fasyankes kini lebih didorong melakukan vaksinasi berbasis banjar.
Ke depannya fasyankes yang akan menjemput warga ke tempat terdekat, berbeda dengan sebelumnya.
"Kalau dulu menunggu datangnya masyarakat ke fasyankes untuk dapat vaksinasi, sekarang kita balik, petugas vaksinasi di 29 fasyankes ini kita dorong melakukan vaksinasi di masing-masing banjar terdekat di wilayahnya, tidak lagi menunggu."
"Silahkan para Camat, kepala Puskesmas dan kepala Desa menentukan mana desa yang sudah siap, sepanjang ketersediaan vaksin dan fasilitas internet siap," terangnya.
Karena berbasis banjar, tentu vaksin yang datang nanti akan didistribusikan lebih banyak ke 29 fasyankes, jadi cakupannya mereka yang akan mengatur.
"Kalau ada dosis lebih, bisa digeser ke lokasi fasyankes lain. Dan dari 29 fasyankes yang ada tersebut rata rata per hari sekitar 3.000 warga terlayani vaksinasi," tandasnya. (*).
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/vaksinasi-600-orang-lansia-di-tabanan.jpg)