Breaking News:

Berita Gianyar

Cerita Para Pelukis Banjar Kutuh Gianyar, Pertahankan Style Young Artist di Tengah Krisis

Rata-rata mereka sudah menekuni gaya young artist selama 30an tahun. Adapun pelukis young artist pertama di Banjar Kutuh adalah I Made Lusuh.

Tribun Bali/Wayan Eri Gunarta
Para seniman di Banjar Kutuh, Desa Sayan, Ubud di antara lukisan bergaya young artist, Minggu 6 Juni 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seni lukis di Kabupaten Gianyar, selama ini terdiri dari berbagai style atau gaya tersendiri.

Satu di antaranya, style young artist, yang terlahir dari tangan para seniman muda Banjar Penestanan, Desa Sayan, Ubud di bawah bimbingan pelukis internasional, Arie Smit pada tahun 1960.

Di masa keemasannya, aliran seni lukis yang menonjolkan gambaran aktivitas masyarakat Bali tempo dulu tersebut, banyak digeluti oleh seniman-seniman di luar Penestanan.

Seperti para seniman lukis Banjar Kutuh, Desa Sayan yang mesih tetangga dekat Penestanan. 

Menariknya, pelukis-pelukis di Banjar Kutuh ini tidak hanya setia dengan gaya young artist ketika saat jumlah pembelinya banyak.

Asah Kreativitas Pelukis di Tengah Pandemi, Rumah Tukik Gianyar Adakan Kegiatan Lukis Model Bersama

Losmen Pertama di Denpasar Sejak 1955, Pernah Ditempati Pelukis Affandi hingga Tentara Saat G30S

Namun mereka masih setia melestarikan gaya lukisan yang sempat menyelamatkan Ubud dari krisis ekonomi tahun 1963 itu, meskipun jumlah pembelinya menurun tajam.

Hanya saja, kini jumlah pelukis young artist di Banjar Kutuh relatif sedikit.

Sebab sebagian besar memilih beralih ke gaya lain yang lebih digandrungi pasar, dan ada juga yang berhenti melukis.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Minggu 6 Juni 2021, pelukis Banjar Kutuh yang masih mempertahankan gaya young artist, di antaranya, I Made Balik Yudiana (53) alias I Made Lusuh, Nyoman Rustiawan alias Siram, Made Subakta, Made Suarka, Nyoman Mawa, Anak Agung Ngurah, Sang Nyoman Rai, Kadek Ardita, Wayan Yoga, Ni Ketut Muliani alias Moleh, dan Nyoman Sudarta.

Rata-rata mereka sudah menekuni gaya young artist selama 30an tahun.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved