Berita Bali

Tegakkan Prokes di PKB XLIII, Satpol PP Bali Terjunkan Puluhan Personel

PKB kali ini digelar pada masa pandemi Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Dharmadi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII akan resmi digelar mulai 12 Juni-13 Juli 2021 ini.

Namun, ada yang menarik dalam pelaksanaan PKB yang digelar seputaran Taman Budaya Bali (Art Centre), di tahun ini.

Pasalnya, PKB kali ini digelar pada masa pandemi Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Oleh sebab itu, untuk menjaga dan mengantisipasi adanya pelanggaran prokes tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bali menggelar aksi penegakan dan pengamanan lokasi.

Baca juga: GKW Sida Gita Karya Duta Kota Denpasar Unjuk Kebolehan di PKB XLIII, Bawakan Tabuh Kreasi Labuh Tiga

Tidak hanya melakukan pendisiplinan prokes, Satpol PP Bali juga melakukan sidak Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Kepada awak media, Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Dharmadi menyebutkan bahwa walaupun kasus harian terkonfirmasi positif menurun secara signifikan, tetapi pandemi covid-19 masih berlangsung.

Bahkan, pihaknya mengatakan sebanyak 31 personel diterjunkan dalam kegiatan pendisiplinan prokes tersebut.

"Kami Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi turun untuk menegakkan dan menjaga kepatuhan masyarakat dalam menjalankan prokes.

Untuk itu kami harap para pengunjung agar menaati aturan, karena lomba gong kebyar ini hanya shooting saja. Nantinya akan disiarkan secara virtual," jelasnya Minggu 6 Juni 2021.

Disebutkan pengunjung yang hadir dalam lomba yang berlangsung di kalangan terbuka Ardha Chandra, tidak diizinkan masuk.

Hanya peserta, panitia dan beberapa suporter yang telah mengantongi name tag sah yang diperbolehkan menyaksikan lomba seni  itu.

Dia menambahkan, Bali yang mengandalkan budaya sebagai daya tarik wisata sudah menjadi kewajiban untuk melestarikan adat, seni, dan budaya.

Meski demikian, dalam pelestariannya bukan berarti harus mengabaikan protokol kesehatan.

"Di tengah pandemi, kreativitas seni itu harus tetap jalan. Karena itu adalah roh daripada Bali yang mengusung tagline pariwisata budaya.

Baca juga: Denpasar Ikuti 14 Materi PKB Tahun 2021, Digelar Secara Online & Offline, Besok Mulai Rekaman

Jadi kami harap PKB ini menjadi percontohan pagelaran seni budaya yang patuh terhadap protokol kesehatan," tegas Dewa Dharmadi. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved