Breaking News:

Berita Klungkung

Warga di Nusa Penida Mulai Kesulitan Air Bersih, Terpaksa Beli Rp450 Ribu Per 2 Meter Kubik 

Hujan yang tidak kunjung turun di Nusa Penida, Klungkung, Bali, membuat warga kembali mengalami kesulitan air bersih.

Ist/fb: Alli Alvin Elvan Bagaskara
Ilustrasi kekeringan di Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.COM - Hujan yang tidak kunjung turun di Nusa Penida, Klungkung, Bali, membuat warga kembali mengalami kesulitan air bersih.

Khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah yang belum terjangkau jaringan PDAM.

Stok air bersih yang mereka tampung di cubang habis, dan warga harus membeli air  bersih yang didistribusikan dengan mobil tangki.

Ini pula yang dialami warga di Banjar Cemlagi, Desa Pejukutan, Nusa Penida, I Nyoman Yudianyanawan.

Sudah bertahun-tahun, wilayahnya belum terjangkau layanan jaringan PDAM.

Baca juga: Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Klungkung, Upaya Restorasi Lingkungan Harus Terus Dilakukan

Selama ini mereka hanya mengandalkan air hujan yang ditampung dalam cubang.

" Sekarang cubang kering, warga mulai pusing mencari air," ungkapnya, Minggu 6 Juni 2021.

Ia menuturkan, sumber air bersih di wilayahnya cukup jauh. Sehingga dalam kondisi kemarau, warga lebih memilih untuk membeli air bersih.

" Tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, air ini juga untuk ternak,"keluhnya.

Kondisi itu membuatnya harus membeli air bersih, yang didistribusikan dengan menggunakan mobil tangki.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved