Breaking News:

Pemilu 2024

Pencoblosan Pemilu 2024 Bersamaan dengan Galungan, Parpol di Bali Ramai-ramai Menolak

Pelaksanaan coblosan Pemilu Presiden dan Legislatif 2024 pada tanggal 28 Februari 2024.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Noviana Windri
Dokumentasi Pemprov Bali
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, I Nyoman Sugawa Korry memimpin rapat paripurna internal DPRD Bali, Senin (20/7/2020). Rapat paripurna intern kali ini guna membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali tahun 2019 dan Ranperda tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Bali tahun 2020-2050 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pelaksanaan coblosan Pemilu Presiden dan Legislatif 2024 pada tanggal 28 Februari 2024.

Menariknya, pelaksanaan tersebut bertepatan dengan perayaan hari raya umat Hindu yakni Galungan yang jatuh pada Rabu Kliwon Wuku Dunggulan.

Hal ini membuat pro kontra di kalangan masyarakat Bali, bahkan para petinggi parpol di Bali juga ikut meminta agar waktu pelaksanaan coblosan tersebut dikaji kembali.

Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry bahkan mengaku pihaknya bakal bersurat ke DPP Golkar dan Fraksi Golkar DPR RI untuk menyampaikan keberatan tersebut.

“Ya itu kita akan sampaikan, kalau bisa jangan lah. Jadi aspirasi ini akan kita sampaikan ke jalur partai kita,” kata dia, Senin 7 Juni 2021.

Politikus yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini juga berharap agar pelaksanaan coblosan Pileg dan Pilpres tersebut dilakukan usai hari raya Galungan dan Kuningan yakni pada pertengahan Maret 2024.

Benjamin Netanyahu Tuduh Oposisi Bermuka Dua dan Klaim Ada Kecurangan Pemilu

Jelang Pemilu Serentak 2024, KPU Bali Mulai Rancang Anggaran Pilgub

Sugawa Korry beralasan bahwa agar tidak menganggu dengan persiapan dan kekhusyukan masyarakat Hindu dalam menjalani hari raya tersebut.

“Yang bagus ya setelah Galungan, supaya tidak ada kesibukan masyarakat,” harapnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Sekretaris DPD PDIP Bali, I Gusti Ngurah Jayanegara, saat dikonfirmasi pihaknya juga akan melakukan hal serupa ke DPP PDIP.

“Yang jelas kami kan mengusulkan ke induk partai kami, bagaimanapun juga itu kan hari raya terbesar umat Hindu, kita bersurat dari DPD ke DPP, ini kan masih pembicaraan agar bisa digeser,” terang Walikota Denpasar ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved