Breaking News:

Berita Denpasar

PPDB SMP di Denpasar Akan Dimulai, Ini Syarat dan Mekanisme Pendaftaran Jalur Perpindahan Orang Tua

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Denpasar akan dimulai pada pertengahan Juni 2021 ini, tepatnya mulai tanggal 18 Juni 2021.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ilustrasi: Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi PPDB - PPDB SMP di Denpasar Akan Dimulai, Ini Syarat dan Mekanisme Pendaftaran Jalur Perpindahan Orang Tua 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Denpasar akan dimulai pada pertengahan Juni 2021 ini, tepatnya mulai tanggal 18 Juni 2021.

Di mana, khusus untuk jalur perpindahan orang tua/wali pendaftaran dimulai tanggal 26 hingga 29 Juni 2021.

Kabid Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar, AA Gede Wiratama, untuk jalur perpindahan orang tua/wali, memerlukan beberapa persyaratan khusus.

Baca juga: Antisipasi SMP Swasta Tak Dapat Siswa, Anggota Dewan Denpasar Agus Wirajaya Sarankan Ini

Di mana, perpindahan tugas orang tua/wali dibuktikan dengan Surat Penugasan dari Instansi, Lembaga, Kantor Pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara terhitung sejak bulan Juni 2020 sampai dengan pelaksanaan PPDB.

“Calon peserta didik baru perpindahan tugas orang tua/wali memiliki kartu keluarga atau sudah terdaftar sebagai penduduk non permanen di Kota Denpasar,” kata Wiratama, Selasa 8 Juni 2021.

Apabila peserta didik tersebut berasal dari sekolah di luar negeri, harus melampirkan hasil penilaian kesetaraan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Baca juga: PPDB SMP di Bangli Dimulai Dua Pekan Lagi, Dibuka Melalui Empat Jalur dan Dilaksanakan Secara Online

“Peserta Didik yang pindah karena kasus khusus, misalnya pindah dari daerah konflik, dan atau kawasan rawan bencana wajib diterima, selama daya tampung memungkinkan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah,” katanya.

Khusus calon peserta didik baru pada tempat orang tua mengajar, wajib melampirkan Surat Keputusan (SK) Mengajar orang tua dari Kepala Sekolah di tempat mengajar.

Memiliki surat keterangan hasil belajar yang dikeluarkan oleh sekolah di Kota Denpasar, sedangkan bagi lulusan luar Kota Denpasar wajib menyertakan Nilai Hasil Belajar 5 semester terakhir kelas 4, 5 dan kelas 6 semester I untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Baca juga: Menkes: Sekolah Tatap Muka Maksimal Hanya 25 Persen, Guru Harus Sudah Divaksin

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved