Breaking News:

Berita Klungkung

Ryan Setiawan Sembunyikan Smartphone Curian di Bawah Pohon di Klungkung

Putu Ryan Setiawan (21) ditangkap Satreksrim Polres Klungkung, karena nekat mencuri smartphone temannya.

ist
Kepolisian saat melakukan olah TKP kasus pencurian smartphone, yang disembunyikan di bawah pohon di seputaran Jalan Sedap Malam, Klungkung, Selasa (8/6). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Putu Ryan Setiawan (21) ditangkap Satreksrim Polres Klungkung, karena nekat mencuri smartphone temannya.

Ia pun sempat menyembunyikan smartphone tersebut di bawah pohon di seputaran Jalan Raya Sedap Malam, Semarapura, Klungkung, Bali.

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula saat kepolisian mendapat laporan pencurian, Minggu 6 Juni 2021 lalu sekira pukul 18.00 Wita.

Korban bernama Kadek Nopia Ariani (31), asal Banjar Jelantik Koribatu, Desa Tojan, Klungkung.

Ia melaporkan telah kehilangan smartphone Vivo V15 PRO yang harganya sekitar Rp5 juta. 

Ni Putu Yesy Diamankan Karena Mencuri di Tempatnya Bekerja, Perusahaan Alami Kerugian Puluhan Juta

Pria Bermotor Tertangkap Kamera CCTV Mencuri Celana Dalam di Desa Kalibukbuk Buleleng

"Jadi sebenarnya smartphone korban (Kadek Nopia), sempat dipinjam oleh  pelaku (Ryan Setiawan). Mereka ini sebenarnya temenan. Sekitar pukul 01.30 Wita, Ryan Setiawan sempat mengembalikan smartphone milik Kadek Nopia. Lalu Kadek Nopia ini menaruh smartphonenya di meja warung angkringan. Kadek Nopia pergi mengantar temannya, dan setelah kembali ternyata smartphone itu sudah tidak ada," ungkapnya.

Menerima laporan itu, kepolisian langsung melakukan introgasi saksi-saksi di sekitar TKP.

Setelah ada titik terang, Senin 7 Juni 2021 kepolisian langsung menangkap pelaku, Putu Riyan Setiawan.

Pelaku merupakan rekan korban, yang beralamat di Desa Tojan, Klungkung.

"Setelah kami interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia sempat menyimpan smartphone itu di bawah pohon, di seputaran Jalan Raya Sedap Malam, Klungkung," ungkapnya.

Setelah dilakukan pendalaman, diketahui pelaku berencana akan menjual smartphone itu.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat pasar 362 KUHP tentang pencurian biasa dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved