Breaking News:

Berita Gianyar

Gelar Monev, Komisi III DPRD Gianyar Semangati Perumda Gianyar

Komisi III DPRD Gianyar memberikan semangat untuk direksi perusahaan milik Pemkab Gianyar tersebut

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Gelar Monev, Komisi III DPRD Gianyar Semangati Perumda Gianyar 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Di tengah lesunya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar dari sektor pariwisata, menjadikan Perumda Gianyar dan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang memproduksi Be Gianyar Mineral Water, menjadi salah satu handalan dalam mencari PAD.

Karena itu, dalam acara monitoring dan evaluasi, Komisi III DPRD Gianyar pun memberikan semangat untuk direksi perusahaan milik Pemkab Gianyar tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara, SE, mengatakan, dalam monev tersebut, pihaknya melakukan pengecekan kesiapan Perumda Gianyar sebagai perusahaan utama yang memasarkan produk Be Gianyar Mineral Water.

"Ini penting karena Pemkab Gianyar telah menggelontorkan anggaran Rp 2 miliar di tahun 2020 untuk menopang kegiatan sebagai salah satu perusahaan distributor air minum plat merah ini. Kita ingin tahu operasional, fasilitas maupun kendala-kendala yang dihadapi dalam usaha distribusi ini," ujar politikus PDIP asal Sukawati, Gianyar, Bali tersebut.

Baca juga: Penghematan PAD, Program Infrasturktur dan Mal Pelayanan Publik Jembrana Ditunda Sementara

Menurut Pebri, anggaran yang diberikan tersebut digunakan untuk pengadaan satu unit mobil engkel, satu unit mobil box dan dua buah sepeda motor untuk menunjang usaha distribusi air dalam kemasan Be Gianyar.

"Karena kegiatan produksi baru dimulai Mei 2021, sehingga jumlah distribusi air minum Be Gianyar belum maksimal akibat kapasitas produksi air di pabrik memang belum maksimal, padahal jumlah permintaan air minum Be Gianyar di masyarakat cukup tinggi," ujarnya.

Terkait AMDK, kata dia, pihaknya melihat proses produksi Be Gianyar ini sudah sangat baik.

"Ini tentu sebuah kebanggaan. Kami sampaikan apresiasi yang besar pada Pemkab Gianyar karena kita punya produk air minum dalam kemasan sendiri. Apalagi tujuan pendiriannya ke depan adalah keuntungan dari usaha ini bisa mendatangkan PAD yang nantinya digunakan untuk mensubsidi, menggratiskan pemakaian air minum di bawah 10 kubik kepada sekitar 7.000 KK miskin pelanggan Perumda Tirta Sanjiwani Gianyar secara bertahap," ujarnya.

Bendesa di Gianyar Bali Belum Dapat Insentif Lantaran Merosotnya PAD, Kadisbud : Mohon Sabar Dumun 

Krisis ekonomi pasca covid-19 telah berdampak kepada Bendesa di Gianyar, Bali

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved