Breaking News:

Berita Bali

Satgas Nasional Sebut Bali Jadi Provinsi Paling Taat Prokes, Suarjaya Ingatkan Jangan Lengah

dr. Ketut Suarjaya mengakui bahwa dikarenakan masyarakat di Provinsi Bali dapat menerapkan prokes.

Tribun Bali/Putu Wahyuni Sari
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya ketika ditemui pada, Minggu (21 Februari 2021). 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Diterpa pandemi Covid-19 membuat semua orang harus beradaptasi seperti melakukan semua kegiatan dengan melakukan protokol kesehatan yang ketat.

Dan tentunya tidak mudah untuk selalu menekankan pada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Namun selama hampir setahun pandemi Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengakui bahwa dikarenakan masyarakat di Provinsi Bali dapat menerapkan prokes, angka kasus Covid-19 pada minggu-minggu ini selalu dibawah 100 orang. 

"Sebenarnya kita sudah kelihatan hasilnya di Bali, yang mana angka kasusnya sudah bisa ditekan di bawah 100," ujar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya pada, Rabu 9 Juni 2021.

Bahkan Suarjaya juga menyampaikan, menurut Satgas Nasional, masyarakat Bali merupakan masyarakat yang paling taat terhadap penerapan prokes.

Ke Banyuwangi, Kemenko PMK Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Sesuai Prokes Covid 19

Sidak Prokes di Peguyangan Kangin Denpasar, 33 Warga Terjaring, 17 Orang Didenda di Tempat

Walaupun begitu, ia juga kembali mengingatkan kepada masyarakat agar jangan lelah. Karena, kunci dari penanganan Covid-19 ini hanya dua, yakni vaksinasi dan penerapannya prokes. 

"Dua-duanya harus dikombinasikan. Karena vaksinasi tujuannya meningkatkan antibodi. Sedangkan, untuk bisa mencegah masuknya virus ke tubuh, tentu harus diimbangi dengan prokes," katanya mengingatkan.

Lebih lanjutnya, Kadis yang berasal dari Buleleng tersebut mengatakan masyarakat harus tetap waspada, pasalnya di daerah luar Bali seperti Jawa dan NTB, kasus masih cukup tinggi.

Tentu, bila kita tidak melindungi diri dengan prokes, tentu tinggal menunggu waktu saja. 

"Kunci untuk bisa terbebas dari Covid-19, yakni dari diri kita sendiri. Kalau kita sudah bisa melindungi diri sendiri, tentu saat pulang ke rumah, kita juga bisa melindungi keluarga," tutupnya. (*) 

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved