Breaking News:

Berita Denpasar

Tinggal 5 Persen Lagi, Denpasar Akan Capai Herd Immunity untuk Vaksinasi Covid-19

Tinggal 5 persen lagi, vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama di Kota Denpasar akan mencapai 70 persen.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Noviana Windri
(Tribun Bali/Rizal Fanany)
Suasana vaksin massal di Gedung Hongkong Garden, By Pass Ngurah Rai, Denpasar, Kamis 27 Mei 2021. Sebanyak 1.200 orang mengikuti vaksinasi COVID-19 yang menyasar masyarakat umum termasuk pelayan publik dan lansia. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tinggal 5 persen lagi, vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama di Kota Denpasar akan mencapai 70 persen.

Saat ini warga yang sudah tervaksin sebanyak 65 persen.

Saat ini Pemkot Denpasar masih mengejar target yang tersisa sebanyak 5 persen.

Sementara itu, untuk vaksinasi keseluruhan warga ditarget rampung Desember 2021 mendatang. 

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai yang diwawancarai, Rabu 9 Juni 2021 mengatakan, capin vaksinasi tersebut untuk seluruh masyarakat Kota Denpasar.

“Dari jumlah penduduk di Kota Denpasar yakni 725.314, untuk bisa mencapai 70 persen, warga yang wajib divaksinasi sebanyak 507.720 orang,” kata Dewa Rai. 

Daftar Tim Euro 2020 yang Sudah Suntik Vaksin Covid-19, Italia Semua Pemain, Perancis Tidak Wajib

Lagi, Buleleng Dapat Tambahan 50 Ribu Dosis Vaksin, Pusat Targetkan 578 Warga Buleleng Tervaksin

Dewa Rai menambahkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 333.388 warga atau 65,66 persen sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

Sedangkan sebanyak 166.897 atau 32,87 persen sudah mendapat vaksin untuk dosis kedua.

Saat ini, pihaknya menargetkan pada bulan Juli – Agustus 2021 ini sudah bisa mencapai 70 persen.

Sehingga Denpasar bisa mencapai herd immunity sebagaimana yang dipersyaratkan WHO.

Terkait dengan stok vaksin yang ada di Denpasar, saat ini menurutnya masih mencukupi.

“Untuk vaksin yang tersedia saat ini sebanyak 173.535 dosis sehingga cukup untuk mengejar lagi 5 persen,” katanya.

Dewa Rai mengatakan, salam pelaksanaan vaksinasi ini pihaknya berkoordinasi dengan melibatkan lintas etnis, lintas agama, dan juga kelompok masyarakat.

Selain itu, juga melakukan jemput bola berbasis Banjar dan desa/kelurahan. 

Selain itu Pemkot Denpasar juga mengaktifkan 40 fasyankes serta menggerakkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini menjadi bapak angkat.

“Dengan koordinasi antar pihak ini, semua wilayah bisa kami jangkau tanpa ada penolakan dari masyarakat untuk ikut mensukseskan vaksinasi ini,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved