Breaking News:

Berita Tabanan

24 Kantong Darah Berhasil Disumbungkan ke PMI Tabanan, Kodim Tabanan Dukung Ketersediaan Darah PMI

Kodim 1619/Tabanan menggelar Kegiatan Donor Darah di Kodim 1619/Tabanan, Jalan Katamso Nomor 2 Tabanan,

Kodim 1619/Tabanan
Suasana saat personel TNI Kodim 1619/Tabanan melakukan donor darah di Tabanan, Rabu 9 Juni 2021 - 24 Kantong Darah Berhasil Disumbungkan ke PMI Tabanan, Kodim Tabanan Dukung Ketersediaan Darah PMI 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kodim 1619/Tabanan menggelar Kegiatan Donor Darah di Kodim 1619/Tabanan, Jalan Katamso Nomor 2 Tabanan, Bali, Rabu 9 Juni 2021.

Tujuannya adalah untuk mendukung ketersediaan darah di PMI Tabanan.

Terlebih lagi di masa pandemi ini ketersediaan darah di PMI Tabanan sangat minim, sehingga PMI kesulitan menyediakan darah untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan donor darah yang melibatkan perwakilan anggota militer dan PNS Kodim.

Baca juga: Danramil di Lingkungan Kodim 1611/Badung Bergeser, Ini Daftarnya

Menurut data yang diperoleh, kegiatan donor darah dilaksanakan oleh PMI Tabanan berhasil mengumpulkan 24 kantong darah.

Rinciannya, golongan darah O sebanyak 13 kantong, golongan darah A sebanyak 6 kantong, golongan darah B 4 kantong dan golongan darah AB 1 kantong.

Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto mengatakan, kegiatan donor darah yang digelar oleh Jajaran Kodim 1619/Tabanan bersama PMI Tabanan tersebut rutin digelar dalam rangka mendukung ketersediaan darah di PMI Tabanan terlebih-lebih di masa pandemi Covid-19 ini kebutuhan darah cukup tinggi sedangkan pendonornya masih minim.

“Dengan harapan nantinya hasil dari kegiatan ini kemudian dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan darah khususnya di Tabanan,” ungkap Letkol Toni.

Dia menyatakan, Kodim 1619/Tabanan bersama jajarannya berusaha semaksimal mungkin membantu PMI dalam menyediakan darah kepada masyarakat yang membutuhkan dengan menggelar kegiatan donor darah baik bersifat rutin maupun permintaan langsung melalui satuan maupun orang per orang personel yang ada di lapangan seperti Babinsa yang tersebar di tiap desa.

Hanya saja, kegiatan ini terkadang terkendala dengan kegiatan personel yang padat disamping itu tidak semua personel yang mendaftarkan diri sebagai pendonor dapat lolos mendonorkan darahnya karena ada yang tidak lolos dalam pemeriksaan sebagai pendonor seperti hipertensi, HB tinggi, dan lainnya.

“Kadang anggota kita kan banyak yang jadwalnya padat sekali, kemudian juga ada yang masih dalam pengobatan atau minum obat dan juga ada yang waktu donornya belum memenuhi syarat,” terangnya.

Baca juga: Adakan Donor Darah Dengan Prokes Ketat, UTD PMI Provinsi Bali Targetkan 50 Kantong Darah

Untuk donor darah kali ini yang mendaftarkan diri sebagai pendonor sebanyak 34 orang, namun yang bisa diambil darahnya hanya 24 orang.

Sehingga, hanya sekitar 70,5 % saja yang lolos untuk diambil darahnya.

“Kami berharap akan diadakan lagi pada waktu-waktu mendatang untuk membantu PMI mendukung ketersediaan darah,” harapnya.

Kumpulan Artikel Tabanan

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved