Breaking News:

Berita Badung

Pastikan Sarana Prasarana Lengkap dan Taat Prokes, Kapolres Badung Pantau Pelaksanaan Penerbitan SIM

Pemantauan dilakukan untuk memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan pembuatan SIM.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kapolres Badung saat melakukan pemantauan di ruang pelayanan SIM pada Kamis 10 Juni 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Semua fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat oleh Polres Basung dipastikan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Seperti halnya pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diberikan tidak luput dari pelaksanaan prokes.

Bahkan Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Roby Septiadi, SIK didampingi Kabagren Kompol I Nyoman Karang Adi Putra, SH  Kamis 10 Juni 2021 langsung melakukan pemantauan ke layanan pembuatan SIM.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan pembuatan SIM.

Baca juga: Disperinaker Badung Catat 97 PMI Sudah Berangkat Kerja ke Luar Negeri

Pantauan dilakukan di ruang Satlantas Polres Badung, jalan I Gusti Ngurah Rai, No 2 Mengwi, Badung dan sekaligus mengecek penataan sarana dan prasarana sebagai pendukung pelaksanaan tugas Serta prokesnya.

"Pelayanan SIM di Satpas Satlantas Polres Badung tetap menjaga kenyamanan, keselamatan pemohon dan petugas dari virus corona dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada saat pelayanan SIM," kata Kapolres Roby didampingi Kasat Lantas AKP Aan Saputra, R.A, SIK, MH

Penerapan prokes, salah satunya dengan mencuci tangan sebelum memasuki ruang pelayanan.

Menurutnya, pengecekan pelayanan SIM dimulai dari pendaftaran SIM, tempat layanan ujian teori SIM, tempat foto SIM dan juga tempat pelaksanaan ujian praktek SIM.

SIM, kata Mantan Kasubdit Gakkum Dit Lantas Polda Bali, merupakan wujud legalitas bagi setiap warga masyarakat yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.

"Hari ini saya cek pelayanan penerbitan SIM untuk melihat secara langsung anggota yang bertugas pada pelayanan agar melaksanakan tugasnya sesuai prosedur yang berlaku," Ujarnya.

Pihaknya juga mengharapkan setelah lulus dan mendapat SIM, pengendara tidak melakukan tindakan melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. 

Sehingga benar-benar cakap dan patuh terhadap peraturan lalu lintas.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat juga tidak melakukan modif motornya. Selebihnya menggunakan knalpot brong," tungkasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved