Breaking News:

Berita Ekonomi

Triwulan I 2021, Perekonomian Bali dan NTB Masih Terkonstraksi, NTT Tumbuh Positif 0,12 Persen

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan terdampaknya ekonomi Bali secara signifikan akibat pandemi COVID-19

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan terdampaknya ekonomi Bali secara signifikan akibat pandemi COVID-19 tidak terlepas dari ekonomi Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. 

Menurutnya, pada tahun 2019, pariwisata diperkirakan berkontribusi sebesar 52 persen pada ekonomi (PDRB) Bali. 

Dirinya menilai bahwa kontribusi sektor pariwisata ini tidak terlepas dari penerimaan devisa pariwisata yang pada tahun 2019 yang menurun secara signifikan sebesar -82 persen pada tahun 2020. 

Baca juga: Dukung Kebijakan Spasial untuk Pemulihan Ekonomi Bali, Ini Kata Menkop UKM Teten Masduki

"Penurunan penerimaan devisa pariwisata ini akibat penurunan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali dari sekitar 6,28 juta wisman tahun 2019 menjadi hanya 1,05 juta wisman tahun 2020."

"Pelajaran berharga dari kondisi tersebut adalah bahwa perekonomian yang terlalu bergantung pada satu sektor, menjadikan kinerja perekonomian sangat rentan terhadap goncangan," kata Trisno Nugroho.

Ia mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah mengakibatkan tekanan mendalam pada perekonomian Indonesia, khususnya di Balinusra.

Baca juga: Tinjau Sentra Kakao, Menkop UKM Teten Sebut Kakao Bisa Jadi Lokomotif Ekonomi untuk Jembrana

Dan meskipun mengalami perbaikan, perekonomian wilayah Balinusra masih mengalami kontraksi terdalam dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia. 

"Pada triwulan I 2021 pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar -5,16 persen secara yoy, sementara perekonomian nasional hanya terkontraksi sebesar -0,74 persen secara yoy."

"Kondisi ini mendorong para pemangku kepentingan, pelaku usaha, didukung oleh Bank Indonesia untuk mencari terobosan agar wilayah Balinusra dapat tumbuh kembali sejajar dengan wilayah lain di Indonesia," jelasnya pada Rabu 9 Juni 2021. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved