Breaking News:

Berita Karangasem

Kemarau, Warga Kubu Karangasem Mulai Beli Air Bersih dan Harus Rogoh Kocek Hingga Rp 400 Ribu

Pertangki warga harus membeli air  bersih Rp 150-400 ribu, tergantung medan dan lokasi tuujuannya.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Petugas PMI Karangasem mendistribusikan air bersih ke Banjar Pedahan Klod, Kecamatan Kubu, Karangasem, Minggu (29/11/2020) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sejumlah warga di Kecamatan Kubu, Karangasem terpaksa membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya.

Seperti untuk masak, minum, dan mencuci.

Mengingat  beberapa daerah di Kubu mulai kesulitan air bersih dikarenakan sudah masuk musim panas.

Putu Deni Suryawan warga sekaligus anggota DPRD Karangasem, mengatakan, warga  mulai beli air bersih April 2021. 

Pertangki warga harus membeli air  bersih Rp 150-400 ribu, tergantung medan dan lokasi tuujuannya.

Seandainya akses jalan menanjak dan jauh, harganya akan mahal.

Kesulitan Air Bersih Pasca Banjir, Warga Kusamba Klungkung Sempat Mengungsi ke Rumah Kerabat

Warga di Nusa Penida Mulai Kesulitan Air Bersih, Terpaksa Beli Rp450 Ribu Per 2 Meter Kubik 

"Rumah saya dekat dengan jalan. Makanya saya membeli air bersih Rp 150 ribu pertangkinya. Kalau yang lokasinya diatas, kemungkinaan capai 300 sampai 400 ribu. Makanya kasian warga disekitar Kecamatan Kubu saat akan memasuki musim kemarau atau panas," kata Deni  Suryawan, Kamis 10 Juni 2021.

Pria asal Desa Dukuh, Kubu mengatakan, daerah yang mulai kesulitan memperoleh air bersih yakni di Kecamatan Kubu bagian atas.

Seperti di Dukuh, Batudawa, Ban, Baturinggit bagian atas, serta Sukadana.

Masyarakat mulai kesulitan dari April 2021, setelah memasuki musim kemarau.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved