Breaking News:

Berita Bangli

Bupati Sedana Arta Buka Lomba Kicau Burung di Bangli

upati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, membuka lomba burung berkicau serangkaian dengan Peringatan Bulan Bung Karno III di Kabupaten Bangli,

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Noviana Windri
ist
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta saat membuka lomba kicau burung. Minggu (13/6) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, membuka lomba burung berkicau serangkaian dengan Peringatan Bulan Bung Karno III di Kabupaten Bangli, Minggu 13 Juni 2021.

Lomba burung berkicau juga dihadiri Wakil Bupati Bangli I wayan Diar, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, serta Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli.

Lomba tersebut digelar di Lapangan Kapten Mudita Bangli. Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itu mengungkapkan, lomba burung berkicau merupakan event perdana dalam rangka Bangli Era Baru.

Lomba ini diprakarsai oleh Pelestari Burung Indonesia (PBI) Bangli.

Sedana Arta mengungkapkan, persiapan acara memang sangat singkat, sekitar 2 minggu.

Pelantikan Tim Penggerak PKK Bangli, Bupati Sedana Arta Gaungkan PKK Bangli Era Baru

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar Kukuhkan Forum Komunikasi Perbekel Bangli

Karena sebelumnya, kuota pertandingan lomba kicau burung sudah penuh se-Indonesia hingga bulan Desember 2021.

Namun karena kebetulan acara Paku Alam Cup di Jogjakarta dibatalkan, sehingga ada ruang bagi PBI Bangli, untuk mengambil momen itu dan mengadakan di Bangli. 

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Bangli tentu menyambut baik semua potensi yang kita miliki. Karena memang penggemar burung di Kabupaten Bangli sangat banyak sekali. Ribuan. Dan beberapa kawan-kawan kita memang peternak-peternak yang berhasil mengembangbiakkan. Jadi tidak hanya hobi, tetapi juga bisa menjadi tambahan penghasilan kehidupannya," ujarnya.

Lanjut Sedana Arta, peserta lomba kicau burung hari ini tidak hanya berasal Bangli ataupun daerah di Bali, namun juga dari berbagai daerah lainnya.

Mulai dari Lombok, Bima, hingga Banyuwangi. Mereka tinggal di Bangli sudah sejak empat hari lalu.

"Karena mereka datang tidak boleh sehari sebelum perlombaan. Jadi burungnya harus menyesuaikan (adaptasi) dulu, ada persiapan pakan dan latihan, dan sebagainya," ungkapnya.

Dengan potensi yang besar, serta tingginya animo peserta lomba dalam event perdana ini, kedepan pihaknya berencana membuat momen reguler dalam bentuk lebih resmi.

Salah satunya Bupati Cup Bangli yang pertama, yang akan digelar tahun 2022 nanti.

"Komunitas burung di Bangli juga sudah sangat banyak. Dan mudah-mudahan, upaya ini juga bisa menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan. Karena memang kita lihat disekeliling juga, begitu banyak UMKM yang dilibatkan," tandasnya. 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved