Breaking News:

Berita Bangli

Eksekutif Serahkan Lima Rancangan Peraturan Daerah, Dewan Bangli Target Selesai Dalam Seminggu

Lima ranperda tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta pada Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda, Senin (14/6).

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Fredey Mercury
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta saat menyampaikan lima ranperda dalam rapat paripurna. Senin (14/6) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pihak eksekutif menyerahkan lima rancangan peraturan daerah (Ranperda) kepada DPRD Bangli.

Lima ranperda tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta pada Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda, Senin 14 Juni 2021.

Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Budiada dan I Komang Carles. Sementara dari pihak eksekutif, dihadiri oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Pada pidato pembukanya, Bupati Bangli mengungkapkan lima rancangan tersebut diantaranya Ranperda tentang Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Danu Amertha; Ranperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah No 29 tahun 2011 Tentang Retribusi Izin Gangguan; Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020; Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Bangli Tahun 2021 – 2026; Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

“Harapan kami, rancangan peraturan daerah ini mendapat pembahasan yang optimal. Sehingga pada saat yang telah dijadwalkan, mendapat persetujuan bersama pada Rapat Paripurna. Dan tentu peraturan daerah yang telah ditetapkan sebagai salah satu kebijakan daerah mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan pelayanan, pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya.

Dewan Bangli Dukung Pengelolaan Kembali Pabrik Kopi Mengani, Dorong Eksekutif Usulkan Hibah Lahan

Eksekutif Minta Rekomendasi Pergeseran APBD 2021, Dewan Bangli Nilai Tak Perlu Ada Persetujuan

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika saat ditemui usai rapat paripurna mengungkapkan, dari 18 ranperda yang telah disetujui untuk dibahas selama tahun 2021, pihak eksekutif baru mengajukan lima ranperda.

Sesuai rapat Badan Musyawarah, lima ranperda yang telah diserahkan akan dibahas selama seminggu.

“Karena kita sebenarnya sudah efektifkan pada saat rapat program pembentukan peraturan daerah (propemperda). Bapemperda sudah melakukan koordinasi dengan pihak eksekutif untuk melakukan pemenuhan kelengkapan teknis. Seperti kajian akademiknya, kajian teknisnya, ataupun harmonisasi ke Kementerian Hukum dan HAM kanwil Denpasar. Sedangkan yang sudah lengkap bisa maju, sehingga kita tinggal bahas tentang substansinya,” jelas Suastika.

Pada pembahasan lima ranperda, DPRD Bangli akan membentuk lima pansus.

Pihaknya juga menegaskan lima ranperda tersebut tidak membutuhkan pembahasan yang alot.

Sebab, seluruh ranperda merupakan amanah. (adv/mer)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved