Breaking News:

Dikritisi Terkait Rencana Pungutan Pajak, Sri Mulyani Angkat Bicara: Manfaatnya Kembali ke Rakyat

Dikritisi Terkait Rencana Pungutan Pajak, Sri Mulyani Angkat Bicara: Manfaatnya Kembali ke Rakyat

Editor: Aloisius H Manggol
monitor.co.id
Ketika Sri Mulyani Jadi Penguji Skripsi di UI: Sidang Rasa Rapat Kabinet! 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Beberapa hari belakangan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani kerap menjadi sorotan.

Berbagai pihak menyayangkan rencana Sri Mulyani untuk memungut pajak sembako dan sektor pendidikan.

Sri Mulyani pun akhirnya angkat bicara.

Ia mendampingi Presiden Jokowi, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gratis bagi 10.000 pegawai industri keuangan dan pasar modal di Stadion Tennis Indoor Senayan dan di berbagai kota di seluruh Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani Pastikan Sembako Murah Tak Kena Pajak

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan mengalokasikan anggaran negara Rp 170 triliun lagi untuk tangani dampak pandemi Covid-19 di 2022, satu di antaranya sumber belanja itu adalah dari penerimaan pajak.

"APBN harus kita jaga bersama untuk tetap sehat dan kuat menghadapi hantaman luar biasa ini. Pajak yang anda bayar adalah bagian dari APBN yang manfaatnya kembali untuk rakyat Indonesia," ujarnya melalui akun Instagram @smindrawati, Rabu (16/6/2021).

Sementara itu, selain dari perpajakan, dana sebesar lebih dari Rp 170 triliun itu berasal dari Bea Cukai, PNBP dan pinjaman.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut APBN Banting Setir, Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas hingga 35,6 Persen

"APBN (Keuangan Negara) hadir untuk melindungi rakyat dari ancaman Covid-19 dan memulihkan ekonomi," katanya.

Ingin tahu berapa rincian anggaran negara menghadapi Covid-19 tahun 2022 dan untuk apa saja?

Berikut penjabaran Sri Mulyani:

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved