Breaking News:

Berita Badung

HUT Ke-75 Bhayangkara, Satlantas Polres Badung Fokus Berikan Imbauan Penggunaan Knalpot Brong

Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Badung gencar melakukan edukasi dan imbauan terkait penggunaan Knalpot Brong.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Noviana Windri
ist
Jajaran satlantas polres Badung saat memberikan imbauan kepada.masyarakat dengan membagikan brosur di Wilayah Mengwi,.Kamis 17 Juni 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Badung gencar melakukan edukasi dan imbauan terkait penggunaan Knalpot Brong.

Pasalnya pada saat razia Knalpot Brong nanti pengendara akan dikenakan denda sesuai aturan yang berlaku. 

Imbauan yang dilakukan itu pun untuk menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-75.

Bahkan pada Kamis 17 Juni 2021 satlantas polres Badung kembali memberikan imbauan dengan turun langsung ke masyarakat.

Tidak hanya untuk pengendara, pedagang knalpot brong dan bengkel yang melayani pemasangannya juga bakal mendapat peringatan.

Sehingga pihaknya memastikan tidak ada penggunaan kenalpot Brong di wilayah Hukum Polres Badung.

Tingkatkan Patroli Biru, Polres Badung Bersiap Antisipasi Balapan Liar

Konvoi Kelulusan Siswa SMK di Badung Dibubarkan Satlantas Polres Badung

"Kita sudah lakukan himbauan ke bengkel-bengkel dan pengendara yang sedang melintas di jalan. Bahkan ke penjual suku cadang kendaraan," Ujar Kasat Lantas AKP Aan Saputra, R.A, SIK, MH.

Dirinya mengatakan, pengguna knalpot tidak sesuai standar bakal dikenakan Pasal 285 Ayat (1) Junto Pasal 106 Ayat (3) Junto Pasal 48 Ayat (2) dan Ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

Aan Saputra menjelaskan pihaknya telah berupaya untuk mensosialisasikan kebijakan ini, lewat imbauan baik melalui brosur, pamflet-pamflet sekaligus membagikan masker kepada pengemudi.

"Sebelum kami tindak tegas, kami juga lakukan imbauan. Jika waktu yang sudah ditetapkan selesai, dan masih ditemukan penggunaan kenalpot itu,  maka tindakan tegas kami lakukan," ungkapnya

Ia mengharapkan peringatan secara persuasif ini dapat mengedukasi masyarakat khususnya pengendara kendaraan bermotor, para pedagang suku cadang kendaraan bermotor, maupun bengkel kendaraan bermotor agar tidak menjual dan tidak melayani pemasangan knalpot yang tidak sesuai standar SNI. 

"Mari bersama-sama ikut menjaga situasi yang kondusif. Sehingga  masyarakat juga tidak terganggu dengan adanya penggunaan kenalpot brong itu," tungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved